Kronologi Kebakaran Bar Swiss, Kembang Api Diduga Jadi Pemicu Utama

Kebakaran hebat di bar Crans Montana, Swiss, menewaskan sedikitnya 40 orang. Penyelidikan awal menyebut kembang api pada botol sampanye sebagai pemicu.
Kebakaran hebat di bar Crans Montana, Swiss, menewaskan sedikitnya 40 orang. Penyelidikan awal menyebut kembang api pada botol sampanye sebagai pemicu.

Kebakaran hebat di bar Crans Montana, Swiss, menewaskan sedikitnya 40 orang

Penyelidikan awal mengungkap dugaan pemicu awal kebakaran dahsyat yang melanda sebuah bar di Crans Montana, Swiss, pada malam pergantian tahun baru, Rabu 31 Desember. Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas akibat insiden tersebut, sementara puluhan lainnya mengalami luka bakar serius.

Menurut Jaksa Beatrice Pilloud, api diduga bermula dari kembang api atau lilin dekoratif yang diikatkan pada botol sampanye saat pesta berlangsung.
“Semua indikasi menunjukkan bahwa api bermula dari lilin atau lampu Bengal yang diikatkan pada botol sampanye,” kata Beatrice Pilloud dalam konferensi pers.

Ia menjelaskan bahwa percikan api berada terlalu dekat dengan langit-langit bar. Dari titik tersebut, api dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh ruangan. Penyelidik juga akan memeriksa apakah material busa pada langit-langit ikut mempercepat penyebaran api.

Menurut pihak kejaksaan, penyelidikan lanjutan akan menentukan apakah ada pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana terkait dugaan kelalaian dalam tragedi ini.

Bar yang terbakar diketahui bernama Le Constellation. Kebakaran besar ini membuat banyak korban mengalami luka bakar sangat parah sehingga proses identifikasi jenazah diperkirakan membutuhkan waktu lama. Menurut otoritas setempat, banyak korban yang masih berjuang untuk bertahan hidup di rumah sakit.

Kepala wilayah Valais, Mathias Reynard, menyampaikan bahwa sejumlah korban luka dalam kondisi kritis.
“Banyak dari mereka yang terluka masih berjuang untuk hidup hingga hari ini,” kata Mathias Reynard dalam konferensi pers.

Sekitar 50 korban luka akan dipindahkan ke unit perawatan luka bakar di berbagai rumah sakit di Eropa, termasuk di Jerman dan Prancis.

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED