Tercekik Blokade AS, Warga Kuba Curhat Soal Listrik dan Krisis Pangan
Kuba tengah menghadapi krisis pangan dan energi yang semakin memburuk. Pemadaman listrik terjadi hampir setiap hari, bahkan di sejumlah wilayah...
Read more
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Iran berada dalam kondisi aman di tengah situasi keamanan yang memanas. Kepastian ini disampaikan menyusul keputusan pemerintah Iran menutup sementara wilayah udaranya akibat gelombang demonstrasi yang masih berlangsung.
Menurut Juru Bicara II Kemlu RI Vahd Nabyl, hingga saat ini tidak ada laporan WNI yang terdampak langsung oleh aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Iran. Pemantauan terus dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran untuk memastikan keselamatan WNI.
“Terkait kondisi WNI di Iran, sejauh ini Alhamdulillah terpantau KBRI dalam kondisi aman dan tidak terdampak demonstrasi yang terjadi,” kata Vahd Nabyl, Juru Bicara II Kemlu RI.
Ia menjelaskan bahwa situasi komunikasi di Iran sempat mengalami gangguan akibat pembatasan akses internet oleh otoritas setempat. Meski demikian, KBRI Teheran tetap melakukan pemantauan secara intensif dengan memanfaatkan saluran telepon lokal untuk berkomunikasi langsung dengan WNI. Sementara itu, koordinasi antara KBRI Teheran dan Kemlu RI dilakukan melalui telepon satelit guna memastikan arus informasi tetap berjalan.
Berdasarkan laporan lembaga pemantau hak asasi manusia di Amerika Serikat, Human Rights Activists News Agency (HRANA), demonstrasi besar di Iran telah berlangsung sejak 28 Desember dan masih berlanjut hingga pertengahan Januari. Lembaga tersebut menyebut jumlah korban jiwa mencapai lebih dari 2.000 orang, meski angka ini belum dapat diverifikasi secara independen akibat pembatasan internet dan akses media di Iran.
Di sisi lain, pemerintah Iran menuding unjuk rasa tersebut mendapat campur tangan dari Amerika Serikat dan Israel. Kedua negara itu secara terbuka menyatakan dukungan terhadap demonstrasi dan mendorong perubahan kepemimpinan di Iran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyatakan kemungkinan intervensi, termasuk opsi militer, dengan alasan melindungi rakyat Iran dari kekerasan aparat.
Dalam perkembangan terbaru, otoritas Iran memutuskan untuk menutup sementara wilayah udara bagi hampir seluruh penerbangan. Hanya penerbangan sipil internasional tertentu yang memperoleh izin dari Otoritas Penerbangan Sipil yang diperbolehkan beroperasi. Penutupan wilayah udara ini diberlakukan hingga 15 Januari waktu setempat.
Kemlu RI menegaskan akan terus memantau situasi keamanan dan perkembangan kebijakan di Iran, serta mengimbau WNI untuk tetap menjalin komunikasi dengan KBRI Teheran dan mematuhi arahan keamanan yang disampaikan.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Konten lokal menunjukkan taringnya di platform Netflix Indonesia. Pada periode 2-8 Februari 2026, sebanyak tujuh dari sepuluh film terpopuler di...
Julian Alvarez kembali menunjukkan ketajamannya bersama Atletico Madrid. Penyerang asal Argentina itu mencetak satu gol dalam kemenangan telak 4-0 atas...