Krisis Kesehatan Mengintai Gaza, Penyakit Kulit Melonjak di Kamp Pengungsi
Kondisi kesehatan warga di Jalur Gaza kembali menjadi sorotan. Penyakit kulit kini menjadi ancaman serius, terutama di kamp-kamp pengungsi yang...
Read more
Militer Iran dengan tegas membantah tuduhan telah melancarkan serangan udara terhadap Uni Emirat Arab dalam beberapa hari terakhir. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan keterangan dari Komando Pusat Khatam Al Anbiya, angkatan bersenjata Iran memastikan tidak ada operasi militer berupa peluncuran rudal maupun drone ke wilayah UEA.
“Angkatan bersenjata Republik Islam Iran tidak meluncurkan operasi rudal atau drone apa pun terhadap Uni Emirat Arab dalam beberapa hari terakhir,” demikian pernyataan resmi militer Iran. “Jika kami melakukannya, kami akan mengumumkannya dengan tegas dan jelas.”
Pernyataan tersebut disampaikan setelah sebelumnya pihak UEA melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone yang disebut berasal dari Iran. Insiden ini disebut terjadi selama dua hari berturut-turut.
Menurut Kementerian Pertahanan UEA, serangan yang diduga berasal dari Iran sempat mengenai beberapa titik strategis, termasuk instalasi energi di Fujairah. Dalam laporan tersebut, disebutkan tiga warga negara India mengalami luka akibat insiden tersebut.
UEA juga menilai kejadian ini sebagai eskalasi berbahaya, terutama karena terjadi di tengah situasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Namun, pihak Iran kembali menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menyerang fasilitas minyak maupun wilayah UEA. Seorang pejabat militer Iran bahkan menyampaikan melalui media pemerintah bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.
Di sisi lain, Iran mengingatkan UEA agar tidak menjadi basis bagi pihak asing, termasuk Amerika Serikat dan sekutunya. Militer Iran menegaskan bahwa setiap serangan yang diluncurkan dari wilayah UEA akan mendapatkan respons tegas.
Menurut militer Iran, posisi UEA sebagai negara di kawasan strategis Timur Tengah seharusnya tidak dimanfaatkan untuk kepentingan militer pihak luar. Pernyataan ini sekaligus menunjukkan meningkatnya sensitivitas geopolitik di kawasan tersebut.
Ketegangan antara Iran dan UEA memang bukan hal baru. Dalam beberapa waktu terakhir, Iran disebut lebih sering menargetkan wilayah UEA dibandingkan negara tetangga lainnya, terutama dalam konteks konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Situasi ini membuat kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan internasional, terutama terkait stabilitas keamanan dan potensi eskalasi konflik yang lebih luas.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sorotan terhadap jalannya ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kembali mencuat. Kali ini, kritik datang dari pelatih Irak,...
Kondisi kesehatan warga di Jalur Gaza kembali menjadi sorotan. Penyakit kulit kini menjadi ancaman serius, terutama di kamp-kamp pengungsi yang...