Kapal Tanker Dihantam Proyektil di Perairan UEA, Kapal Diminta Waspada
Sebuah insiden mengejutkan terjadi di perairan dekat Uni Emirat Arab setelah sebuah kapal tanker dilaporkan dihantam proyektil tak dikenal. Peristiwa...
Read more
Iran dikabarkan mengajukan proposal perdamaian kepada Amerika Serikat sebagai upaya mengakhiri konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Proposal tersebut berisi sejumlah syarat yang diharapkan dapat mengubah gencatan senjata menjadi perdamaian permanen.
Berdasarkan laporan media internasional, proposal itu disampaikan pada 30 April melalui Pakistan yang bertindak sebagai mediator. Langkah ini merupakan respons terhadap rencana sebelumnya yang diajukan oleh pihak Amerika Serikat.
Menurut laporan yang dikutip dari berbagai sumber internasional, Iran menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah menghentikan perang sepenuhnya, bukan sekadar memperpanjang gencatan senjata yang selama ini dinilai belum memberikan kepastian.
Dalam proposal tersebut, Iran memberikan tenggat waktu selama 30 hari kepada Amerika Serikat untuk menyelesaikan seluruh persoalan yang ada. Selain itu, Teheran juga meminta adanya jaminan agar tidak terjadi lagi serangan atau agresi di masa mendatang.
Beberapa poin penting yang diajukan Iran antara lain meliputi penarikan pasukan Amerika Serikat dari wilayah sekitar Iran, pencabutan seluruh sanksi ekonomi, serta pembebasan aset Iran yang selama ini dibekukan.
Iran juga meminta kompensasi atas dampak perang serta penghentian konflik di berbagai wilayah, termasuk di Lebanon. Selain itu, Iran menawarkan mekanisme baru terkait pengelolaan Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu pusat distribusi energi dunia.
Tidak hanya itu, Iran juga menekankan pentingnya pengakuan terhadap hak mereka dalam mengembangkan program nuklir untuk tujuan damai, sesuai dengan statusnya sebagai negara penandatangan Perjanjian Non Proliferasi Senjata Nuklir.
“Sekarang bolanya ada di tangan Amerika Serikat untuk memilih jalur diplomasi atau melanjutkan pendekatan konfrontatif,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku telah menerima dan mempelajari konsep proposal tersebut. Namun, ia juga memberikan peringatan bahwa tindakan militer tetap menjadi opsi jika Iran dinilai melakukan pelanggaran.
“Jika mereka melakukan sesuatu yang buruk, ada kemungkinan hal itu bisa terjadi,” ujar Trump.
Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 8 April, kedua negara belum mencapai kesepakatan final. Negosiasi kerap mengalami kebuntuan karena masing masing pihak tetap mempertahankan kepentingannya.
Iran bersikeras menghentikan perang tanpa menghentikan program nuklirnya. Sementara itu, Amerika Serikat menuntut agar Iran membuka kembali akses di Selat Hormuz dan menghentikan kebijakan blokade.
Situasi semakin kompleks setelah aksi saling blokade dilakukan oleh kedua pihak. Iran sempat menutup Selat Hormuz usai serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari. Meski sempat dibuka saat gencatan senjata, jalur tersebut kembali diblokir hingga memicu balasan dari Amerika Serikat.
Ketegangan ini berdampak luas terhadap stabilitas kawasan dan juga pasokan energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉
Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ancaman keamanan digital kembali muncul dan menyasar pengguna Android. Kali ini, spyware bernama Morpheus dilaporkan mampu bekerja secara diam-diam untuk...
Salah satu mesin pencari legendaris internet, Ask.com, resmi menghentikan layanannya pada 1 Mei 2026 setelah beroperasi selama kurang lebih tiga...