Respons Gojek dan Grab Usai Arahan Prabowo Soal Tarif Ojol

Prabowo minta potongan tarif ojol di bawah 10 persen. Gojek dan Grab siap koordinasi sambil menunggu aturan resmi pemerintah. (Foto: Liputan6.com)

Prabowo minta potongan tarif ojol di bawah 10 persen

Arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai potongan tarif ojek online atau ojol di bawah 10 persen langsung mendapat respons dari pelaku industri. Dua perusahaan besar, GoTo Gojek Tokopedia dan Grab Indonesia, menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan pemerintah.

Kebijakan ini dinilai sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi yang selama ini bergantung pada sistem pembagian tarif antara aplikator dan driver.

Menurut Hans Patuwo, pihaknya selalu berkomitmen mematuhi regulasi yang berlaku. “GoTo senantiasa mematuhi peraturan pemerintah, termasuk arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja transportasi online,” kata Hans dalam keterangannya.

Ia menambahkan, saat ini perusahaan sedang melakukan kajian mendalam untuk memahami implikasi dari kebijakan tersebut. Kajian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari operasional hingga dampaknya terhadap ekosistem pengguna.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan terkait sehingga GoTo dapat terus memberi manfaat berkelanjutan kepada mitra driver dan pelanggan,” jelasnya.

Di sisi lain, Neneng Goenadi juga menyampaikan sikap serupa. Menurutnya, Grab menghormati arahan Presiden dan melihat kebijakan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi digital nasional.

“Grab Indonesia menghormati arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Hari Buruh,” kata Neneng.

Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu regulasi resmi sebelum mengambil langkah konkret. “Kami masih menunggu penerbitan resmi Peraturan Presiden agar dapat meninjau lebih lanjut detail dari arahan tersebut,” ujarnya.

Neneng menyebut bahwa perubahan struktur komisi ini merupakan hal mendasar bagi model bisnis platform digital. Oleh karena itu, kajian menyeluruh diperlukan agar kebijakan bisa diterapkan tanpa mengganggu keseimbangan antara pengemudi, konsumen, dan perusahaan.

Grab juga menegaskan komitmennya untuk tetap melindungi kepentingan mitra pengemudi sekaligus menjaga harga layanan tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk memastikan kebijakan ini dapat melindungi mitra pengemudi sekaligus menjaga keberlanjutan industri,” tambahnya.

Prabowo Dorong Tarif Lebih Adil untuk Driver Ojol

Arahan terkait potongan tarif ini disampaikan langsung oleh Prabowo saat peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan keberpihakannya kepada para driver ojol.

Di hadapan massa buruh, Prabowo bahkan menyatakan bahwa potongan tarif untuk aplikator seharusnya tidak hanya dibatasi di angka 10 persen, tetapi harus lebih rendah.

“Kalian minta 10 persen ya? Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen,” ujar Prabowo disambut sorakan peserta.

Ia juga menyoroti ketimpangan yang dirasakan pengemudi dalam sistem pembagian tarif saat ini. Menurutnya, pihak yang bekerja keras di lapangan seharusnya mendapatkan porsi yang lebih adil.

Kebijakan ini diyakini akan berdampak besar pada industri transportasi online di Indonesia. Tidak hanya bagi perusahaan aplikator, tetapi juga jutaan mitra pengemudi serta pelaku UMKM yang bergantung pada ekosistem digital tersebut.

Referensi:
Detik

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED