Rincian Tarif Tol Trans Jawa dari Jakarta Saat Mudik Lebaran
Perjalanan mudik Lebaran selalu menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia. Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, banyak warga mulai mempersiapkan...
Read more
Anggapan bahwa mengisi bahan bakar minyak atau BBM pada malam hari memberikan volume lebih banyak dibanding siang hari sudah lama beredar di tengah masyarakat. Banyak pengendara percaya perbedaan suhu udara memengaruhi jumlah BBM yang masuk ke tangki kendaraan. Namun, benarkah asumsi tersebut didukung secara ilmiah?
Menurut dosen Teknik Mesin dan Biosistem IPB University, Leopold Oscar Nelwan, anggapan tersebut tidak sepenuhnya keliru, tetapi efeknya sangat kecil dan nyaris tidak terasa dalam penggunaan kendaraan sehari-hari.
“Perbedaan tersebut memang ada. Hanya saja sangat kecil dan tidak signifikan dalam praktik penggunaan kendaraan sehari-hari,” kata Leopold, dosen IPB University.
Secara fisika, bahan bakar seperti bensin dan solar merupakan fluida yang memiliki sifat memuai ketika suhu meningkat. Ketika suhu naik, volume BBM akan bertambah, sedangkan ketika suhu turun, volumenya sedikit menyusut. Namun, massa dan kandungan energi BBM tetap sama, meski volumenya berubah.
“Secara fisika, ini adalah sifat alami fluida. Ketika suhu naik, volumenya bertambah, tetapi jumlah energinya tidak berubah,” jelas Leopold.
Permasalahan muncul karena sistem penjualan BBM di Indonesia menggunakan satuan volume liter, bukan massa. Penjualan berbasis liter dipilih karena lebih praktis untuk transaksi sehari-hari, meskipun secara fisika kandungan energi per liter dapat sedikit berubah akibat perbedaan suhu.
Berdasarkan data dari kajian distribusi energi, BBM pada tahap distribusi hulu, mulai dari kilang hingga penyimpanan utama, dijaga pada suhu standar sekitar 15 derajat Celcius. Namun, pada tahap distribusi hilir hingga diterima konsumen di SPBU, belum ada sistem yang menjamin suhu BBM tetap berada pada standar tersebut.
Perubahan suhu dapat terjadi karena faktor lingkungan, cuaca, serta waktu pengisian, terutama antara siang dan malam hari.
Leopold menegaskan bahwa selisih volume BBM akibat perbedaan suhu siang dan malam sangat kecil. Dalam praktiknya, konsumen hampir tidak akan merasakan dampaknya.
Sebagai ilustrasi, jika seseorang mengisi 40 liter bensin di siang hari, lalu mengisi jumlah yang sama pada malam hari ketika suhu BBM sekitar 2 hingga 3 derajat Celcius lebih rendah, perbedaan volumenya kurang dari 0,1 liter per 40 liter.
Perhitungan tersebut mengacu pada koefisien muai bensin yang berada di kisaran 0,00095 hingga 0,0011 per derajat Celcius. Sementara itu, untuk bahan bakar jenis solar, koefisien muainya bahkan lebih kecil, yakni sekitar 0,0007 hingga 0,0009 per derajat Celcius.
Dengan selisih sekecil itu, Leopold menilai tidak ada alasan kuat bagi konsumen untuk sengaja menunggu malam hari hanya demi mendapatkan BBM sedikit lebih banyak.
“Oleh sebab itu, konsumen tidak perlu memaksakan diri mengisi BBM di malam hari karena perbedaannya tidak terlalu signifikan,” ujarnya.
Selain itu, kualitas BBM, kondisi kendaraan, serta gaya berkendara justru jauh lebih berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar dibanding selisih volume akibat suhu.
Dalam konteks penggunaan sehari-hari, perawatan kendaraan yang baik dan pengisian BBM sesuai kebutuhan tetap menjadi faktor utama yang menentukan konsumsi bahan bakar.
Referensi: CNNIndonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Otomotif Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia otomotif — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Belakangan ini media sosial diramaikan oleh klaim yang menyebut minum air putih hangat sebelum tidur dapat membuat ginjal lebih sehat....
Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya terasa lebih panas dibanding biasanya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan banyak warga...