Biaya Perpanjang SIM Terbaru, Ini Rincian Lengkap yang Perlu Disiapkan
Biaya perpanjangan Surat Izin Mengemudi atau SIM terbaru masih belum mengalami perubahan. Masyarakat yang ingin memperpanjang SIM A maupun SIM...
Read more
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mulai melanjutkan pembahasan terkait bahan bakar bernama Bobibos. Produk inovasi ini akan memasuki tahap uji kelayakan untuk menentukan klasifikasinya, apakah termasuk bahan bakar minyak atau bahan bakar nabati.
Berdasarkan keterangan dari pemerintah, pertemuan lanjutan dilakukan dengan PT Inti Sinergi Formula sebagai pengembang produk. Fokus utama pembahasan adalah aspek teknis, termasuk rencana pengujian laboratorium yang akan dilakukan secara menyeluruh.
Menurut Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad, langkah ini penting untuk memastikan standar keamanan dan kualitas produk sebelum dapat digunakan secara luas.
“Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu, untuk mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan atau digunakan secara luas,” kata Noor Arifin Muhammad.
Dalam prosesnya, pengujian teknis akan dilakukan oleh Lemigas sebagai lembaga yang berwenang. Pemerintah meminta pengembang untuk aktif mengikuti seluruh tahapan agar proses berjalan transparan dan akuntabel.
Menurut Noor, langkah teknis tersebut harus segera ditindaklanjuti. “Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel,” ujarnya.
Pengujian akan diawali dengan pengambilan sampel menggunakan standar internasional ASTM D4057 dari tangki penyimpanan. Setelah itu, rangkaian pengujian dilakukan untuk memastikan apakah spesifikasi produk sesuai dengan standar yang berlaku.
Sebelumnya, hasil identifikasi internal dari pihak pengembang menunjukkan bahwa Bobibos belum memenuhi sejumlah parameter, baik untuk kategori BBM maupun bahan bakar nabati.
Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang bagi inovasi energi dalam negeri. Menurut data dari Kementerian ESDM, pengembangan energi alternatif menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional, terutama di tengah ketidakpastian global.
Namun, setiap produk tetap wajib melalui proses pengujian ketat sebelum bisa dipasarkan. Hal ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari potensi risiko, seperti kerusakan mesin atau ketidaksesuaian dengan klaim produk.
Selain itu, pengujian juga bertujuan memberikan kepastian hukum terhadap status dan penggunaan bahan bakar tersebut di masa depan.
PT Inti Sinergi Formula menyatakan siap bekerja sama dengan Lemigas dalam memenuhi seluruh kebutuhan uji teknis yang diperlukan.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam menentukan apakah Bobibos dapat menjadi alternatif energi baru atau masih perlu pengembangan lebih lanjut sebelum digunakan secara luas.
Referensi:
CNNIndonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Otomotif Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia otomotif — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kabar baik datang bagi pengguna komputer, mulai dari gamer hingga perakit PC. Harga RAM di pasaran akhirnya menunjukkan tren penurunan,...
Kabar penting bagi para pecinta game di Tanah Air. Harga PlayStation 5 atau PS5 dipastikan mengalami kenaikan yang cukup signifikan...