Trump Apresiasi Iran Usai Pembatalan Eksekusi Demonstran

Donald Trump mengapresiasi Iran setelah memastikan tidak ada demonstran yang dieksekusi mati usai gelombang unjuk rasa besar. (Foto: Alex Brandon/AP)
Donald Trump mengapresiasi Iran setelah memastikan tidak ada demonstran yang dieksekusi mati usai gelombang unjuk rasa besar. (Foto: Alex Brandon/AP)

Donald Trump mengapresiasi Iran setelah memastikan tidak ada demonstran yang dieksekusi mati usai gelombang unjuk rasa besar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan apresiasi kepada Iran setelah pemerintah negara itu memastikan tidak ada demonstran yang dieksekusi mati. Pernyataan tersebut disampaikan Trump menyusul pembatalan rencana hukuman gantung terhadap ratusan orang yang sebelumnya ditangkap dalam penindakan keras terhadap aksi unjuk rasa.

Menurut Donald Trump, keputusan tersebut menjadi langkah penting di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap situasi hak asasi manusia di Iran. Melalui akun media sosial pribadinya, Trump menuliskan, “Saya sangat menghargai fakta bahwa semua eksekusi gantung yang dijadwalkan, yang seharusnya berlangsung kemarin (lebih dari 800 orang), telah dibatalkan oleh kepemimpinan Iran. Terima kasih!,” kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

Sebelumnya, otoritas kehakiman Iran sempat memberi sinyal akan menggelar persidangan cepat dan menjatuhkan hukuman mati bagi mereka yang ditahan terkait unjuk rasa besar-besaran di berbagai wilayah. Berdasarkan pernyataan kepala otoritas kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni-Ejei, proses hukum tersebut disebut harus dilakukan secara cepat agar memiliki efek jera.

“Jika kita ingin melakukan suatu pekerjaan, kita harus melakukannya sekarang. Jika kita ingin melakukan sesuatu, kita harus melakukannya dengan cepat,” kata Gholamhossein Mohseni-Ejei, Kepala Otoritas Kehakiman Iran, dalam pernyataan video yang disiarkan televisi pemerintah.

Pernyataan Pemerintah Iran Soal Eksekusi Demonstran

Di tengah kekhawatiran internasional, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi kemudian memastikan bahwa tidak ada rencana eksekusi mati terhadap para demonstran. Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi saat wawancara dengan media televisi Amerika Serikat.

“Saya dapat memberi tahu Anda, saya yakin bahwa tidak ada rencana untuk hukuman gantung,” kata Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran. Ia juga menegaskan bahwa demonstrasi yang berlangsung selama sekitar 10 hari sebagian besar bersifat damai, meski sempat diwarnai kekerasan selama beberapa hari.

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED