Terungkap Alasan Kenapa Semakin Tua Semakin Sulit Tidur Nyenyak
Perubahan usia tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi pola tidur. Banyak orang mulai merasakan bahwa semakin bertambah...
Read more
Pilek biasanya dianggap sebagai kondisi ringan yang dapat sembuh dengan sendirinya. Pada kebanyakan orang, gejala seperti hidung tersumbat, batuk, atau bersin akan mereda dalam tujuh hingga sepuluh hari. Namun, menurut laporan yang dikutip dari Health, beberapa tanda dapat menunjukkan bahwa pilek berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius dan memerlukan perhatian medis.
Berdasarkan penjelasan para pakar kesehatan, batuk memang bisa bertahan sedikit lebih lama meski gejala pilek lainnya sudah mereda. Namun, apabila muncul keluhan baru atau kondisi tidak membaik dalam beberapa hari, hal ini dapat menjadi sinyal bahwa tubuh sedang menghadapi infeksi lain.
1. Demam tinggi yang berlangsung lama
Demam ringan saat pilek biasanya berada di bawah 38 derajat Celcius. Menurut penjelasan ahli yang dikutip Health, demam tinggi yang tidak kunjung turun meski sudah minum obat bisa menandakan adanya infeksi lebih serius seperti pneumonia atau radang tenggorokan. Kondisi ini perlu segera diperiksa oleh tenaga medis.
2. Gejala kembali memburuk setelah sempat membaik
Gejala pilek umumnya mencapai puncak pada hari ketiga atau keempat lalu perlahan membaik. Apabila setelah merasa pulih tiba-tiba gejala muncul kembali, terutama disertai batuk berat, hidung tersumbat, atau kelelahan ekstrem, ini dapat menjadi tanda infeksi lain seperti sinusitis atau bronkitis. Berdasarkan data dari praktisi kesehatan, kekebalan tubuh yang menurun setelah pilek dapat membuat seseorang lebih rentan terinfeksi kembali.
3. Nyeri pada wajah
Rasa sakit pada pipi, dahi, atau sekitar mata bisa mengarah pada sinusitis. Kondisi ini sering muncul ketika lendir menumpuk dan memicu peradangan setelah pilek. Jika nyeri terasa kuat hingga mengganggu aktivitas atau berlangsung lebih dari 10 hingga 14 hari, segera konsultasikan ke dokter.
4. Nyeri dada dan sesak napas
Sesak dada bukan gejala khas pilek. Menurut pakar kesehatan pernapasan, sesak disertai pusing, keringat berlebihan, atau nyeri berat dapat menandakan masalah pada paru-paru yang memerlukan penanganan cepat.
5. Lendir berubah warna
Lendir yang berubah menjadi kental, kuning, atau hijau selama beberapa hari dapat mengindikasikan infeksi. Meski tidak selalu berarti masalah serius, kondisi ini perlu diperhatikan terutama jika disertai demam dan hidung tersumbat berat.
6. Nyeri telinga
Tekanan di belakang gendang telinga dapat muncul saat saluran antara hidung dan telinga tersumbat. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi infeksi telinga yang menyebabkan nyeri hebat dan demam.
7. Sakit kepala intens dan kesulitan menelan
Sakit kepala yang makin parah atau rasa sakit berlebih saat menelan dapat mengarah pada infeksi tenggorokan atau sinus. Ahli kesehatan menjelaskan bahwa gejala seperti bercak putih atau pembengkakan di tenggorokan juga perlu segera diperiksa.
Untuk mencegah komplikasi, para pakar merekomendasikan mencatat perubahan gejala, tetap beristirahat, minum cukup air, dan segera menghubungi dokter jika keluhan tidak membaik setelah beberapa hari.
Referensi:
Liputan6
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...