Aturan Baru BPOM, Penjualan Obat di Minimarket Kini Wajib Diawasi Tenaga Terlatih
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mengeluarkan aturan baru terkait penjualan obat di minimarket dan supermarket. Kebijakan ini mewajibkan...
Read more
Olahraga pilates selama ini dikenal sebagai latihan yang ringan, dengan gerakan lambat dan minim benturan. Banyak orang mengaitkannya dengan pembentukan otot, perbaikan postur, serta peningkatan fleksibilitas. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas, apakah pilates benar-benar efektif untuk menurunkan berat badan?
Jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak. Pilates memang bukan jenis olahraga yang secara langsung membakar kalori dalam jumlah besar seperti lari atau latihan intensitas tinggi. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pilates tetap bisa berperan dalam proses penurunan berat badan jika dilakukan secara konsisten dan dikombinasikan dengan gaya hidup sehat.
Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Physiology dan dikutip dari Women’s Health, pilates terbukti mampu membantu mengurangi berat badan serta persentase lemak tubuh, khususnya pada individu dengan kelebihan berat badan atau obesitas.
Menurut berbagai sumber kesehatan, efek pilates bekerja secara bertahap melalui perubahan dalam sistem tubuh, bukan hasil instan.
Salah satu manfaat utama pilates adalah membantu mengurangi lemak tubuh sekaligus memperbaiki indeks massa tubuh atau BMI. Berdasarkan data dari Health, latihan yang dilakukan secara rutin dapat mendukung penurunan berat badan, terutama jika dibarengi pola makan seimbang. Hasilnya memang tidak cepat, tetapi cenderung lebih stabil dalam jangka panjang.
Selain itu, pilates juga berperan dalam meningkatkan basal metabolic rate atau BMR, yaitu jumlah kalori yang dibakar tubuh saat istirahat. Dengan meningkatnya BMR, tubuh menjadi lebih efisien dalam membakar energi bahkan ketika tidak sedang berolahraga.
Pilates juga membantu memperbaiki komposisi tubuh, yaitu perbandingan antara massa otot dan lemak. Dalam banyak kasus, lemak tubuh berkurang tanpa harus mengorbankan massa otot. Hal ini penting karena otot berperan besar dalam menjaga metabolisme tetap aktif.
Meski demikian, pilates sering dianggap kurang efektif untuk diet karena jumlah kalori yang terbakar tidak sebesar olahraga kardio. Padahal, fokus utama pilates memang bukan pada pembakaran kalori, melainkan pada penguatan otot dan kontrol tubuh.
Otot yang lebih kuat akan membantu tubuh membakar kalori lebih efisien dalam jangka panjang. Inilah yang membuat pilates cocok untuk penurunan berat badan yang berkelanjutan.
Selain aspek fisik, pilates juga memberikan manfaat pada kesehatan mental. Latihan ini mengombinasikan gerakan dengan teknik pernapasan yang membantu meningkatkan kesadaran tubuh atau body awareness.
Kondisi ini berpengaruh pada pengendalian stres. Stres yang berlebihan sering memicu kebiasaan makan berlebih atau emotional eating. Dengan pikiran yang lebih tenang, seseorang cenderung lebih mampu mengontrol pola makan.
Pilates juga diketahui dapat meningkatkan kualitas tidur. Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang.
Latihan ini tergolong fleksibel karena bisa dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga yang sudah rutin berolahraga. Bahkan, pilates dapat dilakukan di rumah tanpa alat khusus.
Bagi orang yang memiliki masalah sendi atau baru mulai berolahraga, pilates menjadi pilihan yang relatif aman karena minim risiko benturan. Selain itu, latihan ini membantu memperkuat seluruh tubuh sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan.
Untuk mendapatkan hasil optimal, pilates sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya strategi. Perlu dikombinasikan dengan pola makan seimbang, latihan kardio, serta latihan kekuatan tambahan.
Konsistensi menjadi kunci utama. Disarankan melakukan pilates secara rutin sekitar dua hingga tiga kali per minggu, dengan fokus pada teknik dan kontrol gerakan.
Perkembangan tidak selalu terlihat dari angka timbangan. Perubahan bisa dirasakan dari meningkatnya fleksibilitas, kekuatan tubuh, serta keseimbangan.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Olahraga pilates selama ini dikenal sebagai latihan yang ringan, dengan gerakan lambat dan minim benturan. Banyak orang mengaitkannya dengan pembentukan...
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mengeluarkan aturan baru terkait penjualan obat di minimarket dan supermarket. Kebijakan ini mewajibkan...