Karhutla Indonesia Jadi Sorotan Malaysia, Nama Perusahaan Diminta Diungkap
Politisi Malaysia Desak Indonesia Buka Nama Perusahaan yang Diduga Terlibat Karhutla Isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...
Read more
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan siap melancarkan serangan militer apabila Teheran gagal mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya. Situasi ini membuat kawasan Timur Tengah berada di ambang konflik terbuka.
Amerika Serikat dilaporkan telah mengerahkan 10 kapal perang ke perairan Timur Tengah sebagai bentuk kesiapsiagaan. Menurut Menteri Pertahanan AS Peter Hegseth, militer siap bergerak apabila mendapat perintah langsung dari presiden. “Mereka seharusnya tak mengejar kemampuan nuklir. Kami akan siap untuk memberikan apa pun yang diharapkan presiden ini dari Departemen Perang,” kata Peter Hegseth, Menteri Pertahanan Amerika Serikat.
Iran menanggapi ancaman tersebut dengan sikap tegas. Pemerintah Teheran menolak bernegosiasi di bawah tekanan militer dan menyatakan tidak gentar menghadapi intimidasi. Ketegangan ini kemudian memicu perhatian publik terhadap perbandingan kekuatan militer kedua negara.
Berdasarkan data dari Global Fire Power per Januari 2026, Amerika Serikat masih menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia. AS diperkirakan memiliki sekitar 2,1 juta personel militer, dengan 1,3 juta di antaranya merupakan personel aktif dan sisanya cadangan.
Dari sisi alutsista, Angkatan Udara AS mengoperasikan lebih dari 13 ribu pesawat, termasuk hampir 1.800 pesawat tempur. Armada helikopternya mencapai ribuan unit, ditambah ratusan pesawat tanker dan misi khusus. Angkatan Darat AS memiliki ribuan tank dan artileri, sementara Angkatan Laut mengandalkan 11 kapal induk, puluhan kapal selam, kapal perusak, serta armada tempur laut lainnya.
Sementara itu, Iran berada di peringkat ke-16 dunia menurut Global Fire Power. Negara tersebut memiliki sekitar 1,1 juta personel, terdiri dari tentara aktif, cadangan, dan pasukan paramiliter. Kekuatan utama Iran bertumpu pada Angkatan Darat dan unit paramiliter, sementara Angkatan Laut dan Udara relatif lebih kecil.
Iran mengoperasikan sekitar 551 pesawat, dengan jumlah pesawat tempur yang jauh lebih sedikit dibanding AS. Meski tidak memiliki kapal induk atau kapal perusak, Iran mengandalkan 25 kapal selam dan puluhan kapal patroli untuk pertahanan lautnya. Di darat, Iran memiliki ribuan tank dan artileri roket yang menjadi andalan dalam strategi pertahanan regional.
Perbandingan ini menunjukkan kesenjangan kekuatan yang signifikan antara kedua negara. Namun, pengamat menilai konflik terbuka tidak hanya ditentukan oleh jumlah senjata, melainkan juga strategi, aliansi regional, dan dampak geopolitik yang lebih luas.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada kalanya menu makan sederhana justru terasa lebih menggoda daripada hidangan mahal di restoran. Sepiring nasi putih hangat dengan lauk...
Marry Me Chicken, Resep Ayam Creamy yang Populer di Google Marry Me Chicken menjadi salah satu hidangan yang menarik perhatian...