Kronologi Penikaman Nus Kei di Bandara Terungkap Ini Fakta Pentingnya
Kasus penikaman yang menewaskan Agrapinus Rumatora atau Nus Kei mengguncang publik. Insiden tersebut terjadi di Bandar Udara Karel Sadsuitubun pada...
Read more
Fenomena fatherless atau ketiadaan sosok ayah dalam kehidupan anak kini menjadi perhatian serius di Indonesia. Berdasarkan data Mikro Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas BPS) Maret 2024, sebanyak 15,9 juta anak Indonesia atau sekitar 20,1 persen dari total 79,4 juta anak di bawah usia 18 tahun tumbuh tanpa figur ayah yang hadir secara penuh.
Istilah “fatherless” tidak selalu berarti seorang anak benar-benar tidak memiliki ayah secara fisik. Dalam banyak kasus, sang ayah memang ada di rumah, namun tidak hadir secara emosional dalam proses tumbuh kembang anak. Kondisi ini semakin sering terjadi di era modern, di mana banyak orangtua laki-laki harus bekerja dengan mobilitas tinggi.
Dekan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa ketidakhadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional, memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan anak. Menurutnya, peran ayah penting untuk membentuk rasa percaya diri, identitas diri, serta stabilitas emosional.
“Banyak keluarga masa sekarang yang mengalami ketidakhadiran ayah karena faktor pekerjaan yang menuntut mobilitas tinggi. Namun, kehadiran ayah tetap dibutuhkan untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial anak,” kata Rahmat dalam laman resmi UGM, dikutip Kamis (16/10/2025).
Rahmat juga menegaskan bahwa proses tumbuh kembang anak melibatkan tiga aspek utama, yaitu pembelajaran observasional, perilaku (behavioral), dan kognitif. Ketiganya membutuhkan kehadiran figur ayah sebagai role model atau teladan bagi anak dalam berinteraksi, mengelola emosi, hingga membentuk sikap tanggung jawab.
Ketidakhadiran ayah, lanjut Rahmat, menyebabkan anak kehilangan contoh perilaku yang sehat dalam mengendalikan diri dan bersosialisasi. “Anak yang tidak memiliki figur ayah cenderung kesulitan memahami batasan, disiplin, serta nilai tanggung jawab sosial,” jelasnya.
Dari data Susenas BPS, dari total 15,9 juta anak yang tergolong fatherless, sebanyak 4,4 juta anak hidup di keluarga tanpa ayah, sementara 11,5 juta anak lainnya tinggal bersama ayah yang bekerja lebih dari 60 jam per minggu, atau rata-rata lebih dari 12 jam per hari. Kondisi ini membuat interaksi emosional antara ayah dan anak menjadi sangat terbatas.
Fenomena fatherless bukan semata tanggung jawab individu atau keluarga. Menurut Dr Rahmat, diperlukan peran aktif pemerintah untuk menekan dampaknya. Salah satunya dengan memperkuat program edukasi pranikah agar calon pasangan lebih siap menjalani tanggung jawab sebagai orangtua.
“Edukasi peran dalam menghadapi pernikahan harus menjadi bagian penting sebelum membangun komitmen berkeluarga, karena seringkali kita menganggap pernikahan sebagai hal alami. Padahal itu dunia baru yang menuntut kesiapan psikologis dan pemahaman peran antara ayah dan ibu,” ujar Rahmat.
Ia juga menyoroti perlunya pemerataan kesempatan kerja di daerah-daerah luar Pulau Jawa. Menurutnya, ketidakhadiran ayah dalam keluarga seringkali dipicu oleh ketimpangan ekonomi dan distribusi lapangan pekerjaan, yang memaksa banyak ayah bekerja jauh dari rumah.
Rahmat menambahkan, pendekatan yang lebih sistemik dan intensif harus dilakukan pemerintah dalam program pendidikan keluarga. Dengan demikian, kesadaran tentang pentingnya peran ayah bisa tertanam sejak awal pembentukan keluarga.
Fenomena fatherless di Indonesia menjadi cermin tantangan sosial modern yang perlu ditangani secara serius. Keterlibatan ayah dalam kehidupan anak tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dukungan emosional, perhatian, dan keterlibatan aktif dalam setiap tahap perkembangan anak.
Referensi: Detik.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...