Trump Ungkap Opsi Keras atau Damai dalam Konflik AS dan Iran
Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat memiliki dua opsi utama dalam menghadapi konflik dengan Iran. Pernyataan ini disampaikan setelah...
Read more
Brigade elite militer Iran yang dikenal sebagai Baret Hijau menyimpan sejarah unik yang jarang diketahui publik. Unit ini ternyata pernah mendapatkan pelatihan langsung dari militer Amerika Serikat pada masa lalu.
Saat ini, brigade tersebut kembali menjadi sorotan karena disiapkan untuk menghadapi kemungkinan operasi darat di kawasan Timur Tengah yang semakin memanas.
Brigade Pasukan Khusus Lintas Udara ke-65 Iran atau NOHED Brigade merupakan salah satu unit paling elite dalam struktur militer Iran. Satuan ini dikenal memiliki kemampuan tinggi dalam menjalankan berbagai operasi berisiko besar.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber militer, unit ini memiliki spesialisasi dalam operasi penyelamatan sandera, kontra-terorisme, perang psikologis, hingga peperangan non konvensional baik di dalam maupun luar negeri.
Pada dekade 1960-an, Amerika Serikat mengirimkan pasukan khusus untuk melatih militer Iran yang saat itu berada di bawah pemerintahan Shah. Program pelatihan ini menjadi fondasi utama terbentuknya identitas Brigade NOHED.
Menurut data dari institusi militer terkait, pelatih dari AS sebelumnya merupakan prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan khusus di Fort Bragg, pusat pelatihan Pasukan Khusus AS. Mereka juga mempelajari bahasa Farsi di Defense Language Institute di California untuk mempermudah proses pelatihan.
Warisan pelatihan tersebut terlihat jelas hingga kini, mulai dari penggunaan baret hijau, doktrin operasi, hingga simbol-simbol militer yang memiliki kemiripan dengan Pasukan Khusus Angkatan Darat AS.
Brigade ke-65 ini sempat mendapat julukan “Hantu Bengis” setelah keberhasilan mereka dalam sebuah latihan militer pada 1990-an. Dalam latihan tersebut, unit ini mampu merebut sejumlah gedung strategis di Teheran dalam waktu kurang dari dua jam.
Kecepatan dan efektivitas operasi tersebut menjadi bukti kemampuan taktis yang dimiliki oleh pasukan ini.
Menurut pengamatan berbagai analis militer, kemampuan Brigade NOHED mencakup pelatihan intensif dalam berbagai kondisi ekstrem. Program latihan mereka meliputi ketahanan fisik, teknik bertahan hidup di gurun, hutan, dan pegunungan, hingga kemampuan lintas udara seperti terjun payung dan freefall.
Meski mengalami perubahan besar setelah Revolusi Iran pada 1979, unit ini tetap dipertahankan dan terus beroperasi. Brigade NOHED bahkan terlibat dalam berbagai konflik penting, termasuk Perang Iran-Irak pada 1980-an.
Dalam beberapa tahun terakhir, brigade ini juga dilaporkan memberikan dukungan kepada Korps Garda Revolusi Iran dalam operasi militer di Suriah.
Hingga saat ini, jejak pelatihan dari Pasukan Khusus AS masih menjadi bagian penting dalam struktur dan kemampuan brigade tersebut. Hal ini menjadikan Brigade NOHED sebagai salah satu unit militer paling unik, karena menggabungkan doktrin Barat dengan strategi militer Iran modern.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman π Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional β semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
π± Saluran Trenmedia π³ Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang β update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Peristiwa tragis terjadi di wilayah Karawang, Jawa Barat, ketika seorang pria berinisial C berusia 32 tahun meninggal dunia setelah lehernya...
Kabar penting bagi pemilik Surat Izin Mengemudi atau Surat Izin Mengemudi yang masa berlakunya baru saja habis. Dalam kondisi tertentu,...