Jemaah Haji Mulai Masuk Asrama Jadwal Keberangkatan Resmi Dimulai
Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 resmi dimulai. Para calon jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada Selasa (21/4),...
Read more
Kasus pengeroyokan tragis menimpa seorang pelajar di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berujung pada kematian korban setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa hari. Korban diketahui bernama Ilham Dwi Saputra (16), warga Payungan, Triharjo, Pandak.
Berdasarkan keterangan keluarga, Ilham meninggal dunia pada Minggu (19/4) setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit akibat luka berat yang dideritanya.
Menurut ayah korban, Sugeng Riyanto, peristiwa bermula pada Selasa (14/4) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Ilham dijemput oleh dua orang yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor.
“Ada dua orang pakai motor jemput anak saya sekitar jam 10 malam,” kata Sugeng Riyanto saat ditemui di rumah duka di Pandak, Bantul.
Sugeng menjelaskan, berdasarkan informasi dari teman korban, Ilham sempat dibawa ke area belakang salah satu SMA di Bambanglipuro. Tidak lama kemudian, datang dua orang lainnya menggunakan motor berbeda dan membawa Ilham pergi.
Korban kemudian dibawa ke Lapangan Gadung Melati di Pandak. Di lokasi tersebut, Ilham diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar sepuluh orang.
Sugeng mengungkapkan, anaknya sempat ditanya terkait keterlibatan dalam sebuah kelompok. Setelah menjawab tidak, korban langsung dianiaya secara brutal.
“Langsung dipukuli ramai-ramai, ada yang pakai selang, paralon, bahkan disundut rokok dan dilindas motor,” kata Sugeng.
Tidak hanya itu, kondisi korban semakin parah karena tetap mendapat kekerasan meski sudah tidak berdaya. Bahkan, menurut Sugeng, ada pelaku yang sempat mencoba melukai bagian telinga korban saat Ilham dalam kondisi pingsan.
Setelah kejadian, Ilham dibawa ke RSUD Saras Adyatma dan menjalani perawatan di ruang ICU hingga akhirnya meninggal dunia.
Sugeng mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian sehari setelah insiden terjadi. Ia berharap para pelaku dapat dihukum setimpal.
“Saya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya karena ini sangat sadis,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, anaknya jarang keluar malam sehingga keluarga tidak mengetahui adanya potensi konflik sebelumnya.
Pihak kepolisian membenarkan adanya kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, saat ini sudah ada dua pelaku yang diamankan.
“Satreskrim Polres Bantul berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan terhadap korban yang terjadi pada 14 April 2026 malam di Pandak,” kata Iptu Rita Hidayanto.
Dua pelaku tersebut masing-masing berinisial BLP (18), warga Kretek, dan YP (21), warga Bambanglipuro. Keduanya ditangkap dalam waktu berbeda pada pekan lalu.
Menurut kepolisian, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Aparat kini tengah melakukan pengejaran terhadap lima pelaku lain yang identitasnya telah diketahui.
“Tim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain berdasarkan keterangan dari tersangka yang sudah diamankan,” jelas Rita.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan kekerasan terhadap pelajar yang berujung fatal. Polisi memastikan akan menuntaskan kasus ini hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap dan diproses hukum.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Apple. Setelah hampir 15 tahun menjabat sebagai Chief Executive Officer, Tim Cook resmi mengumumkan...
Infinix kembali meramaikan pasar smartphone gaming di Indonesia dengan menghadirkan Infinix GT 50 Pro. Perangkat ini dijadwalkan resmi meluncur pada...