Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Pada Sabtu dini hari, 6 September 2025, Indonesia dikejutkan dengan kabar berpulangnya seorang tokoh ekonomi sekaligus politisi senior, Dr. Arif Budimanta Sebayang. Beliau menghembuskan nafas terakhir pada pukul 00.06 WIB di Jakarta. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi dan Bisnis, Prof. Muhadjir Effendy.
Arif lahir di Medan, 15 Maret 1968, dan mengawali pendidikan tinggi di IPB pada jurusan Ilmu Tanah (1990). Ia kemudian menyelesaikan S2 di Universitas Indonesia dengan bidang Ekonomi Sumber Daya Alam (1996), dan meraih gelar doktor dari FISIP UI pada 2006.
Selain itu, Arif mengikuti program keuangan di University of Chicago dan program kepemimpinan di Harvard Business School, memperkaya wawasan internasionalnya.
Arif dikenal luas sebagai mantan Anggota DPR periode 2009–2014 dari Fraksi PDIP, sekaligus Wakil Ketua Fraksi dan anggota komisi keuangan yang membidangi moneter, perencanaan, dan pembangunan.
Tidak hanya di parlemen, Arif juga menjadi Staf Khusus Presiden Jokowi di bidang ekonomi dan industri (2016–2019), Senior Advisor Menteri Keuangan (2014–2016), serta Tim Ahli Menko PMK (2014–2019).
Jejaknya juga tercatat di berbagai lembaga seperti Megawati Institute (Direktur Eksekutif), Indonesia Eximbank (Dewan Direktur), KEIN (Wakil Ketua), dan Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah (Ketua Majelis).
Arif aktif berkarya melalui penelitian dan tulisan. Beberapa bukunya antara lain mengenai ekonomi pembangunan, industri pertambangan, dan corporate social responsibility—yang turut berkontribusi dalam diskursus kebijakan nasional.
Keluarga menyampaikan pesan penuh haru:
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Dengan penuh duka cita, ayah kami, Bapak Arif Budimanta, berpulang ke Rahmatullah pada hari ini, 6 September 2025, pukul 00.06 WIB di Jakarta.”
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengenang Arif sebagai sosok “jernih, rendah hati, dan mendahulukan kepentingan besar.”
Jenazah kini disemayamkan di rumah duka, Rawamangun, Jakarta Timur—menjadi titik berkumpul bagi berbagai pihak untuk menyampaikan penghormatan terakhir.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kisah menyentuh sekaligus mengejutkan viral di media sosial. Seorang pria harus menerima kenyataan pahit setelah memergoki kekasihnya bersama pria...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Setiabudi, Bandung, saat sebuah mobil box melaju kencang dan kehilangan kendali di tikungan. Insiden...