Trump Apresiasi Iran Usai Pembatalan Eksekusi Demonstran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan apresiasi kepada Iran setelah pemerintah negara itu memastikan tidak ada demonstran yang dieksekusi mati....
Read more
Setelah perang dua pekan melawan Israel yang didukung Amerika Serikat pada Juni lalu, Iran ternyata tidak hancur seperti yang diperkirakan banyak pihak. Pemerintah Teheran justru mengklaim siap berperang hingga 10 tahun ke depan jika konflik kembali pecah.
Menurut laporan terbaru, beberapa fasilitas nuklir Iran memang mengalami kerusakan akibat serangan, namun otoritas negara itu bertekad untuk membangunnya kembali dengan kekuatan yang lebih besar.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya tidak akan mundur dari pengembangan nuklir meski beberapa instalasi strategis rusak parah akibat gempuran Israel dan AS.
“Dengan menghancurkan bangunan-bangunan, kita tidak akan mundur. Para ilmuwan masih punya pengetahuan nuklir yang diperlukan,” kata Pezeshkian, dikutip dari Reuters.
Sebelumnya, pada Februari lalu, Pezeshkian sudah menegaskan bahwa Iran akan membangun kembali situs-situs nuklirnya jika diserang. Serangan udara besar-besaran Israel pada Juni memicu perang 12 hari antara kedua negara, menargetkan fasilitas di Fordow, Natanz, dan Isfahan serta menewaskan sejumlah ilmuwan penting Iran.
Meskipun demikian, pemerintah Teheran berjanji akan memulihkan situs-situs tersebut dengan teknologi yang lebih maju dan sistem keamanan yang lebih kuat.
Setelah konflik berakhir, Iran mengklaim memiliki kekuatan militer yang justru meningkat.
Menurut Brigadir Jenderal Reza Talaei, juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, kemampuan alat utama sistem persenjataan dan dukungan operasional meningkat signifikan setelah perang berakhir.
“Setelah Pertahanan Suci 12 Hari, kemampuan persenjataan, operasional, dan dukungan Angkatan Bersenjata meningkat secara signifikan dibanding sebelum perang ini,” ujar Talaei, dikutip dari Middle East Monitor (MEMO).
Ia menambahkan bahwa Israel dan sekutunya gagal mencapai target utama mereka meskipun telah mempersiapkan strategi serangan selama lebih dari 15 tahun.
Pernyataan senada disampaikan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang menolak klaim AS bahwa serangan mereka berhasil menghancurkan instalasi nuklir Teheran.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada satu camilan sederhana yang hampir selalu berhasil bikin kita berhenti makan nasi lebih cepat, tapi malah nambah peyek berkali-kali....
Jujur saja, di akhir bulan atau saat malas keluar rumah, keinginan ngemil itu tetap datang tanpa permisi. Kalau biasanya kita...