Diabetes Tipe 5 Resmi Diakui, Ini Penjelasan dan Dampaknya

IDF resmi mengakui diabetes tipe 5 sebagai jenis baru yang menyerang tubuh kurus. Ketahui gejala, penyebab, dan perbedaannya dengan tipe lain.
IDF resmi mengakui diabetes tipe 5 sebagai jenis baru yang menyerang tubuh kurus. Ketahui gejala, penyebab, dan perbedaannya dengan tipe lain.

IDF resmi mengakui diabetes tipe 5 sebagai jenis baru yang menyerang tubuh kurus

Penyakit diabetes kembali mendapat sorotan setelah Federasi Diabetes Internasional (IDF) secara resmi mengakui diabetes tipe 5 sebagai jenis baru yang perlu diperhatikan secara global. Pengakuan ini menjadi tonggak penting dalam pemahaman tentang diabetes, terutama di negara berkembang.

Menurut data dari IDF, diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi akibat gangguan hormon insulin. Kondisi ini menyebabkan tubuh tidak mampu mengatur kadar gula darah secara normal sehingga glukosa dalam darah meningkat. Penyakit ini telah menjadi salah satu penyakit tidak menular yang umum di Indonesia dan banyak negara lain, serta berisiko memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke.

Berdasarkan data dari organisasi tersebut, diabetes tipe 5 diperkirakan telah menyerang sekitar 20 hingga 25 juta orang di dunia, terutama di Asia dan Afrika. Selama puluhan tahun kondisi ini sering terlewatkan dalam diskusi medis meski dampaknya luas.

Menurut Presiden IDF, Profesor Peter Schwarz, pengakuan terhadap diabetes tipe 5 menandai perubahan penting dalam cara dunia menangani berbagai bentuk diabetes.
“Pengakuan diabetes tipe 5 menandai perubahan bersejarah dalam cara kita menangani diabetes secara global. Sudah terlalu lama kondisi ini tidak dikenali dan memengaruhi jutaan orang,” kata Peter Schwarz.

Apa Itu Diabetes Tipe 5?

Diabetes tipe 5 adalah bentuk diabetes yang ditandai oleh defisiensi insulin berat atau dalam istilah ilmiahnya disebut severe insulin-deficient diabetes (SIDD). Jenis ini berbeda dengan diabetes tipe 1 maupun tipe 2. Diabetes tipe 5 umumnya menyerang remaja dan dewasa muda yang bertubuh kurus dan sering kali memiliki riwayat kekurangan gizi jangka panjang.

Kondisi ini terkait erat dengan malnutrisi kronis, terutama kekurangan nutrisi mulai dari masa kanak-kanak hingga remaja. Berbeda dengan diabetes tipe 1 yang disebabkan oleh gangguan autoimun, serta tipe 2 yang terjadi akibat resistensi insulin, pada diabetes tipe 5 masalah utamanya adalah pankreas tidak mampu memproduksi insulin yang cukup akibat efek malnutrisi jangka panjang.

Sejarah dan Tantangan Diagnosis

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED