Anwar Ibrahim Buka Alasan Malaysia Akan Deportasi Seluruh Warga Israel
Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap keberadaan warga negara Israel di wilayahnya. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyatakan siapa...
Read more
Sebanyak 90 Warga Negara Indonesia dipulangkan dari wilayah konflik Myawaddy, Myanmar, setelah diduga terlibat dalam aktivitas penipuan daring atau online scam. Pemulangan ini merupakan gelombang ketiga yang dilakukan pemerintah Indonesia terhadap WNI yang sebelumnya bekerja di perusahaan ilegal berbasis penipuan online di kawasan tersebut.
Menurut Kasubdit Asia Tenggara Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Rina Komaria, total 90 WNI yang tiba di Indonesia terdiri dari 25 perempuan dan 65 laki-laki. Mereka tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis, 22 Januari 2026, dan langsung menjalani proses penanganan lanjutan oleh instansi terkait.
“Mereka berhasil keluar dari perusahaan setelah adanya operasi dari otoritas setempat. Para WNI kemudian diamankan di sebuah kamp sebelum didata dan diberikan bantuan administrasi serta logistik oleh KBRI Yangon, untuk selanjutnya diseberangkan ke Thailand dan dipulangkan ke Indonesia,” kata Rina Komaria, Kasubdit Asia Tenggara Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI.
Berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri, mayoritas WNI yang dipulangkan diketahui bekerja sebagai pelaku penipuan online. Hingga saat ini, belum ditemukan indikasi kuat bahwa mereka merupakan korban tindak pidana perdagangan orang.
“Sebagian besar memang bekerja sebagai online scam. Sampai saat ini belum ditemukan indikasi sebagai korban TPPO,” ujar Rina.
Meski demikian, Kementerian Luar Negeri tetap melakukan koordinasi dengan Bareskrim Polri, BP2MI, serta Kementerian Sosial untuk mendalami status para WNI tersebut. Pendalaman dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur eksploitasi atau keterlibatan lebih jauh dalam jaringan kejahatan siber internasional.
Secara keseluruhan, sekitar 200 WNI telah berhasil dipulangkan dari kawasan Myawaddy. Namun, masih terdapat ratusan WNI lain yang belum dapat keluar dari perusahaan maupun kamp penampungan di wilayah tersebut.
“Di kamp masih ada sekitar 90 orang, sementara yang belum keluar dari perusahaan diperkirakan lebih dari 200 orang. KBRI Yangon dan KBRI Bangkok terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk proses pemulangan lanjutan,” jelas Rina.
Setibanya di Indonesia, seluruh WNI langsung dibawa ke Rumah Perlindungan dan Trauma Center untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Bareskrim Polri. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan status hukum mereka serta mengidentifikasi kemungkinan keterlibatan dalam jaringan kejahatan siber lintas negara.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Timnas Prancis akan menghadapi Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026)...
Partai final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Timnas Spanyol melawan Timnas Argentina di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat. Pertandingan...