KPAI Bongkar Pola Perekrutan Anak untuk Kericuhan, Iming-iming Uang Jadi Sorotan
Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI menyoroti dugaan eksploitasi anak untuk terlibat dalam aksi ricuh di Jakarta pada 27 Agustus...
Read more
Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, diperkirakan mengalami peningkatan kepadatan lalu lintas pada Jumat, 12 Juni 2026. Hal ini seiring rencana aksi demonstrasi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mulai pukul 10.00 WIB.
Pengendara yang biasa melintas di kawasan tersebut diminta untuk mengantisipasi perjalanan dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif. Potensi kepadatan tidak hanya terjadi di sekitar Bundaran HI, tetapi juga dapat berdampak pada sejumlah ruas jalan utama di kawasan Sudirman-Thamrin.
Berdasarkan informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, masyarakat diimbau menghindari area Bundaran HI selama aksi berlangsung. Petugas juga meminta pengguna jalan mengikuti arahan di lapangan demi menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Menurut TMC Polda Metro Jaya, potensi kepadatan arus kendaraan diperkirakan terjadi di sejumlah ruas jalan sekitar Bundaran HI yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan perkantoran di Jakarta.
“Diinformasikan mengenai potensi kepadatan arus lalu lintas di lokasi berikut: Kawasan Bundaran HI (Jakarta Pusat),” tulis TMC Polda Metro Jaya melalui informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan, memastikan bahwa aksi demonstrasi tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Menurutnya, jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari seribu mahasiswa dari berbagai elemen.
“(Jumlah mahasiswa sekitar) 1000 (mahasiswa) ke atas ya,” kata Yatalathof.
Aksi yang mengusung tema “Menuju Indonesia Bangkrut” tersebut membawa sejumlah isu yang dinilai menjadi perhatian mahasiswa. Meski berpotensi menyebabkan perlambatan arus kendaraan di pusat kota, pihak penyelenggara menilai dampak kemacetan hanya bersifat sementara selama kegiatan berlangsung.
“Namun, kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok (hari ini) hanya berlangsung beberapa jam. Di sisi lain, kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan sistem ini kepada rakyat itu sudah jauh lebih lama berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti sendiri,” kata Yatalathof.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan utama yang akan disuarakan kepada pemerintah, yaitu:
Sementara itu, aparat kepolisian dan petugas lalu lintas diperkirakan akan melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi aksi guna meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Pengguna jalan yang memiliki tujuan menuju kawasan Sudirman, Thamrin, dan Bundaran HI disarankan berangkat lebih awal atau memilih jalur alternatif untuk menghindari keterlambatan.
Referensi:
DetikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Pengguna HP Android lawas perlu mulai mengecek versi sistem operasi yang digunakan. WhatsApp telah memperbarui persyaratan minimum perangkat, sehingga sejumlah...
Kebiasaan menjawab telepon ternyata mengalami perubahan di kalangan generasi muda. Jika dulu kata "halo" hampir selalu menjadi sapaan pertama saat...