Penelitian Ungkap Efek Aluminium Foil pada Router WiFi, Ini Penjelasannya
Banyak pengguna internet rumahan mencoba berbagai cara agar koneksi WiFi di rumah menjadi lebih stabil. Salah satu trik yang cukup...
Read more
Perusahaan pengembang Winamp mengumumkan langkah besar untuk kembali meramaikan industri musik digital melalui layanan streaming premium yang dijadwalkan hadir pada semester pertama 2027. Platform baru tersebut akan menjadi evolusi dari aplikasi pemutar musik legendaris yang populer sejak akhir 1990-an.
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, layanan tersebut akan berjalan menggunakan teknologi streaming milik Deezer melalui skema white-label. Dengan model ini, Winamp tetap menghadirkan identitas dan antarmuka sendiri, sementara infrastruktur streaming dan katalog musik didukung oleh teknologi Deezer.
Menurut CEO Winamp Group, Alexandre Saboundjian, tujuan utama pengembangan platform ini adalah menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih fleksibel dibanding layanan streaming konvensional.
“Dua puluh lima tahun lalu kami mengubah cara orang mendengarkan musik digital, dan kami percaya waktunya telah tiba untuk kembali menantang pengalaman mendengarkan musik,” kata Alexandre Saboundjian dalam keterangan resmi perusahaan.
Selain menyediakan akses ke jutaan lagu melalui layanan streaming, aplikasi terbaru Winamp juga dirancang untuk menyatukan berbagai sumber audio dalam satu tempat. Pengguna nantinya dapat menikmati koleksi musik lokal, radio internet, podcast, hingga penyimpanan berbasis cloud tanpa perlu berpindah aplikasi.
Berdasarkan informasi perusahaan, platform tersebut juga akan menghadirkan antarmuka yang dapat disesuaikan pengguna, fitur sosial baru, serta sistem rekomendasi musik yang lebih personal.
Meski demikian, Winamp belum mengumumkan harga langganan, negara yang akan menjadi lokasi peluncuran pertama, maupun rincian lengkap seluruh fitur premium yang akan tersedia.
Kerja sama dengan Deezer dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pengembangan layanan. Menurut Alexandre Saboundjian, dukungan teknologi dari Deezer memungkinkan tim Winamp lebih fokus menciptakan pengalaman pengguna yang berbeda dibanding platform streaming lain.
Di sisi lain, pasar streaming musik global saat ini masih didominasi sejumlah pemain besar. Kehadiran Winamp diperkirakan akan menambah pilihan bagi pengguna yang menginginkan aplikasi dengan kemampuan menggabungkan musik streaming dan koleksi pribadi dalam satu platform.
Perusahaan juga menyatakan layanan premium tersebut nantinya akan diintegrasikan ke aplikasi desktop klasik Winamp. Berdasarkan data internal perusahaan, versi desktop itu masih digunakan lebih dari 40 juta pengguna di berbagai negara.
Dalam beberapa bulan ke depan, Winamp berencana memperlihatkan pratinjau produk beserta fitur-fitur tambahan sebelum peluncuran resminya pada 2027.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
"The greatest power is never the one that destroys worlds... it is the one that quietly waits for the world...
Banyak pengguna internet rumahan mencoba berbagai cara agar koneksi WiFi di rumah menjadi lebih stabil. Salah satu trik yang cukup...