Misteri Hilangnya Jesslyn Wijaya Terkuak, Polisi Beberkan Hasil Penyelidikan

Misteri hilangnya atlet golf Jesslyn Wijaya mulai terungkap. Polisi masih mendalami ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.

Misteri hilangnya atlet golf Jesslyn Wijaya mulai terungkap

Kasus dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay memasuki babak baru. Kepolisian mengungkap hasil penyelidikan sementara yang menyebut orang-orang yang membawa Jesslyn dari sebuah restoran di Jakarta Pusat diduga merupakan pihak yang diperintahkan oleh ibu korban sendiri. Fakta tersebut menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan yang sebelumnya menyita perhatian publik.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra, para pelaku diduga diperintahkan untuk membawa Jesslyn saat menghadiri acara ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

“Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh,” kata AKBP Roby Heri Saputra, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, setelah dibawa dari lokasi kejadian, Jesslyn diketahui melakukan perjalanan menuju Semarang sebelum terbang dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia dan melanjutkan perjalanan ke Bangkok, Thailand, bersama ibu dan tantenya. Informasi tersebut diperoleh penyidik dari penelusuran manifes perjalanan.

Polisi Masih Dalami Ada atau Tidaknya Unsur Pidana

Menurut AKBP Roby Heri Saputra, dugaan motif di balik peristiwa tersebut berkaitan dengan ketidaksetujuan orang tua terhadap hubungan pertemanan atau hubungan asmara yang dijalani Jesslyn.

“Kemungkinan adalah ketidaksetujuan dari orang tua Jesslyn terhadap Jesslyn yang melakukan komunikasi atau berhubungan dengan pacar atau kawan-kawannya,” kata Roby.

Baca Juga:  Pabrik Plastik di Kabupaten Tangerang Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp2 Miliar

Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindak pidana penculikan. Penyidik masih berupaya menjalin komunikasi langsung dengan Jesslyn untuk memastikan apakah keberangkatannya dilakukan secara sukarela atau berada di bawah tekanan.

“Ini tergantung dari bagaimana pengakuannya Jesslyn. Kalau memang ternyata dia tidak keberatan, kemudian ikut ke Semarang, kemudian sampai dengan Bangkok itu dengan kesadarannya sendiri dan tanpa paksaan, baik secara fisik maupun psikologi, itu tidak ada perbuatan pidananya,” kata Roby.

Kasus ini bermula dari laporan dugaan penculikan yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 19.45 WIB. Berdasarkan keterangan kuasa hukum keluarga, Jesslyn diduga dibawa secara paksa oleh beberapa pria saat menghadiri acara ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita, Jakarta Pusat. Korban disebut sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha keluar dari kendaraan sebelum akhirnya mobil meninggalkan lokasi.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor laporan resmi. Dalam perkembangannya, pelapor yang merupakan teman Jesslyn diketahui telah mengajukan pencabutan laporan. Namun, berdasarkan keterangan kepolisian, proses penyelidikan tetap dilanjutkan untuk memastikan kondisi Jesslyn sekaligus mengungkap apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Referensi:
CNN Indonesia

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED