Tragedi Penembakan di Nonthaburi Thailand, Polisi Selidiki Motif Pelaku
Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di Provinsi Nonthaburi, Thailand, pada Jumat (7/8/2026). Peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa dan membuat...
Read more
Presiden Prabowo Subianto mencuri perhatian peserta Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII saat menyampaikan sambutan di Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo melontarkan candaan yang mengundang tawa para hadirin ketika menyapa Panglima TNI dan Kapolri yang hadir dalam acara nasional tersebut.
Acara yang berlangsung di Sports Center Limboto, Gorontalo, itu dihadiri berbagai pejabat negara, tokoh pertanian, nelayan, serta perwakilan pemerintah daerah dari berbagai wilayah Indonesia.
Saat memperkenalkan tamu kehormatan yang hadir, Prabowo menyebut nama Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Dalam momen tersebut, ia menyinggung kemiripan nama keduanya dengan dirinya sendiri.
Menurut Presiden Prabowo, nama Panglima TNI mengandung unsur “Subiyanto”, sementara nama Kapolri memiliki unsur “Prabowo”. Candaan itu kemudian disambut gelak tawa para peserta yang memenuhi lokasi acara.
“Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Panglima TNI ada Subiyanto-nya, Kapolri ada Prabowo-nya. Susah kalau diganti ya,” kata Prabowo dalam sambutannya.
Candaan tersebut menjadi salah satu momen yang mencairkan suasana dalam acara yang sebelumnya berlangsung formal. Para peserta tampak memberikan respons meriah atas pernyataan Presiden.
Selain menjadi ajang silaturahmi nasional, Penas Petani dan Nelayan XVII juga menghadirkan berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian dan perikanan Indonesia.
Berdasarkan agenda kegiatan yang disampaikan panitia, acara tersebut menjadi wadah pertukaran inovasi dan teknologi pertanian, dialog antara pelaku usaha dengan pemerintah, serta penguatan jejaring kemitraan untuk meningkatkan produktivitas sektor pangan nasional.
Pemerintah menilai kolaborasi antara petani, nelayan, akademisi, pelaku usaha, dan pemangku kebijakan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia di tengah tantangan global.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta sejumlah menteri lainnya.
Kehadiran jajaran kabinet menunjukkan perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian dan perikanan yang menjadi salah satu pilar penting perekonomian nasional.
Dalam beberapa kesempatan, Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya peningkatan produktivitas pangan, modernisasi pertanian, serta dukungan terhadap kesejahteraan petani dan nelayan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Referensi:
detikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Timnas Indonesia kembali gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Hasil tersebut membuat...
Chelsea FC dan AC Milan akan berhadapan dalam laga pramusim di Jakarta hari ini, Sabtu (8/8/2026). Pertandingan dua klub besar...