Tongseng Kambing Super Gurih dan Empuk, Menu Hangat Favorit Keluarga Saat Idul Adha!
Momen Idul Adha memang selalu membawa suasana hangat di rumah. Selain kumpul keluarga dan tradisi berbagi daging kurban, ada satu...
Read more
Keripik pisang sudah sejak lama menjadi camilan favorit masyarakat Indonesia. Teksturnya yang renyah, rasa manisnya yang pas, dan kemudahan dalam pembuatannya menjadikan jajanan ini tak pernah sepi peminat. Menariknya lagi, keripik pisang bisa dikreasikan dengan berbagai rasa seperti cokelat, keju, stroberi, hingga balado manis.
Banyak yang mengira bahwa untuk menghasilkan keripik pisang renyah, perlu merendamnya dulu dengan air kapur sirih. Padahal, ada cara lain yang lebih simpel dan tetap menghasilkan keripik yang garing serta awet disimpan, tanpa perlu kapur sirih sama sekali.
Resep ini diadaptasi dari Tabloid LeZAT Edisi 22–06 Maret 2012, dan cocok banget buat kamu yang ingin mencoba bikin camilan sehat di rumah atau mencari peluang usaha kecil-kecilan.
Untuk membuat sekitar 1 kilogram keripik pisang manis, kamu memerlukan:
Bahan utama:
1 sisir pisang cavendish (± 16 buah)
Minyak goreng secukupnya
100 gram bubuk perasa stroberi siap pakai
Bahan sirup gula:
250 gram gula pasir
200 ml air
½ sendok teh garam
Kupas semua pisang cavendish, lalu iris tipis memanjang. Untuk hasil yang seragam dan tipis, sebaiknya gunakan alat pemotong atau slicer khusus. Semakin tipis irisannya, semakin renyah hasil akhirnya.
Tips: Gunakan pisang yang matang tapi masih keras agar mudah diiris dan tidak hancur saat digoreng.
Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak.
Gunakan api sedang, lalu masukkan irisan pisang satu per satu agar tidak saling menempel.
Goreng hingga pisang berwarna kuning keemasan dan terlihat kering.
Angkat, tiriskan, dan biarkan dingin sebentar di atas tisu dapur agar minyak terserap.
Catatan: Jangan menggunakan api besar karena bisa membuat bagian luar cepat gosong sementara dalamnya masih lembek.
Campurkan gula pasir, air, dan garam dalam panci.
Masak dengan api sedang hingga larutan mendidih dan teksturnya mulai mengental seperti sirup ringan.
Setelah sirup matang, angkat dari kompor.
Masukkan keripik pisang yang sudah dingin ke dalam sirup gula.
Aduk cepat hingga semua bagian keripik terlapisi sirup secara merata.
Jangan terlalu lama agar keripik tidak melempem.
Setelah terlapisi, keripik akan tampak mengilap dan mulai mengering saat didiamkan beberapa saat.
Taburkan bubuk perasa stroberi ke seluruh permukaan keripik.
Aduk merata sambil terus membolak-balikkan keripik dengan lembut agar tidak patah.
Diamkan hingga benar-benar dingin sebelum dikemas.
Pilih pisang yang tepat:
Gunakan pisang cavendish atau pisang kepok muda yang tidak terlalu lembek. Tekstur ini lebih ideal untuk keripik karena tidak mudah lembek saat digoreng.
Goreng dua kali jika perlu:
Kalau ingin hasil ekstra renyah, kamu bisa menggoreng dua kali. Penggorengan pertama dengan api sedang, lalu setelah dingin, goreng lagi sebentar dengan api besar.
Dinginkan sebelum dikemas:
Pastikan keripik benar-benar dingin dan kering sebelum kamu memasukkannya ke dalam toples atau plastik kemasan. Hal ini penting agar keripik tidak mudah melempem.
Gunakan wadah kedap udara:
Simpan keripik dalam toples rapat atau plastik ziplock. Jika ingin lebih tahan lama, tambahkan silica gel food grade sebagai penyerap lembap.
Dengan mengikuti resep dan teknik di atas, kamu bisa bikin keripik pisang manis yang renyah, tahan lama, dan menggugah selera tanpa perlu repot mencari kapur sirih. Rasanya manis, wangi stroberi, dan cocok banget dijadikan camilan sehari-hari atau dijual dalam kemasan kecil.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Momen Idul Adha memang selalu membawa suasana hangat di rumah. Selain kumpul keluarga dan tradisi berbagi daging kurban, ada satu...
Ada satu aroma masakan yang sering langsung mengingatkan banyak orang pada suasana rumah hangat dan makan bersama keluarga, yaitu aroma...