Kasus pemukulan terhadap seorang pengendara sepeda motor di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, menjadi perhatian setelah video kejadiannya viral di media sosial. Polisi mengungkap bahwa insiden tersebut dipicu oleh teguran korban kepada pelaku yang mengendarai Kawasaki Ninja berwarna hijau.
Pelaku diketahui berinisial FRS (37). Menurut Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, aksi kekerasan itu bermula ketika korban merasa bagian belakang sepeda motornya beberapa kali tersenggol oleh kendaraan yang dikendarai pelaku.
“Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena awalnya sepeda motor yang dikendarai oleh korban, spakbor belakang terasa ditabrak beberapa kali dari belakang oleh sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku,” kata Kompol Nurma Dewi.
Korban kemudian memilih menegur pelaku secara langsung agar lebih berhati-hati saat berkendara. Namun, respons yang diterima justru di luar dugaan.
“Sehingga korban menegur pelaku. Namun bukannya meminta maaf, pelaku malah melakukan pemukulan terhadap korban,” ujar Kompol Nurma Dewi.
Pelaku Sudah Ditangkap Polisi
Berdasarkan keterangan dari Polsek Jagakarsa, pelaku telah berhasil diamankan tidak lama setelah video kejadian ramai diperbincangkan di media sosial.
“Sudah (ditangkap),” kata Kompol Nurma Dewi saat memberikan keterangan terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar, korban terlihat sedang mengendarai sepeda motor sambil direkam menggunakan telepon genggam. Di belakangnya, pelaku yang mengendarai Kawasaki Ninja terus mengikuti sambil beberapa kali menggeber suara mesin motornya.
Korban kemudian terdengar mempertanyakan alasan dirinya dipukul.
“Sumpah gua ditampol sama orang. Lu ngapa, Bang?” ujar korban dalam video.
Pelaku kemudian menjawab dengan nada menantang.
“Ya udah video call bokap lu,” ucap pelaku.
Korban kembali berusaha meminta penjelasan mengenai penyebab dirinya dipukul.
“Kenapa? Ya kenapa mukul? Masalahnya apa?” tanya korban.
Namun pelaku justru kembali mengakui perbuatannya.
“Lu emang gua tampol? Emang kenapa kalau gua tampol?” ujar pelaku sambil kembali memukul kepala korban beberapa kali.
Dalam video tersebut, korban tampak tetap berusaha mencari tahu kesalahan yang dilakukannya. Ia mengaku tidak memahami alasan pelaku melakukan pemukulan di tengah jalan.
Kasus ini kini ditangani oleh pihak kepolisian. Polisi masih melanjutkan proses penyidikan untuk melengkapi alat bukti serta mendalami seluruh rangkaian kejadian sebelum menentukan proses hukum berikutnya terhadap pelaku.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri ketika terjadi perselisihan di jalan raya. Setiap permasalahan diharapkan dapat diselesaikan secara baik atau dilaporkan kepada aparat berwenang agar tidak berujung pada tindak pidana.
Referensi:
detikNews