Harga Ayam Hidup Anjlok ke Rp15.000 per Kg, Peternak Kecil Terancam Gulung Tikar
Harga ayam hidup atau live bird di tingkat peternak mengalami penurunan tajam dalam beberapa pekan terakhir. Di sejumlah wilayah, harga...
Read more
Bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi di kawasan Jembatan Kembar, Padang Panjang Barat, Sumatera Barat, menelan korban jiwa dari jajaran kepolisian. Dua personel Polda Riau dan satu orang sopir ikut menjadi korban saat menjalankan tugas dinas menuju Kota Padang. Mereka sempat melaporkan kondisi jalan yang terputus sebelum akhirnya hilang kontak dan dinyatakan terjebak material longsor.
Menurut keterangan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum, kedua personel tersebut adalah Brigadir Tri Irwansyah dan Ipda Angga Mufajar. Keduanya berangkat dari Pekanbaru pada Rabu malam untuk melaksanakan pemeriksaan saksi di Lapas Padang. Mereka ditemani seorang sopir menggunakan kendaraan dinas dengan nomor polisi BM 1370 AAJ.
Pada Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIB, keduanya sempat berkomunikasi dengan atasan mereka. Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa akses jalan di Padang Panjang macet berat akibat longsor di sekitar Jembatan Kembar. Informasi itu menjadi komunikasi terakhir sebelum keduanya dinyatakan hilang. Setelah itu, tidak ada lagi pesan atau panggilan yang berhasil tersambung.
Berdasarkan data dari tim pencarian, kendaraan berwarna hitam yang mereka tumpangi ditemukan tidak jauh dari Jembatan Kembar dalam kondisi tertimbun lumpur. Lokasinya berada di jalur yang terkena material longsor dan banjir bandang sehingga membuat proses evakuasi berjalan sangat hati hati.
Pada Jumat sore, satu dari tiga orang dalam kendaraan tersebut berhasil ditemukan. Berdasarkan hasil identifikasi dari tim DVI, jenazah tersebut adalah Brigadir Tri Irwansyah. Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Sumatera Barat untuk proses identifikasi lanjutan dan pemulasaraan.
Sementara itu, Ipda Angga Mufajar dan sopir yang mendampingi masih dinyatakan hilang. Mereka diduga tertimbun material longsor di sekitar aliran sungai dan perbukitan yang terdampak bencana. Tim SAR dari Basarnas, TNI Polri, BPBD, hingga relawan dikerahkan untuk melakukan penyisiran menggunakan alat berat serta perahu karet. Proses ini menghadapi tantangan besar karena curah hujan terus meningkat di wilayah Padang Panjang.
Menurut laporan petugas lapangan, kondisi tanah yang labil membuat pencarian harus dilakukan secara bertahap untuk menghindari longsor susulan. Fokus pencarian diarahkan pada jalur sungai dan titik titik yang diduga menjadi lokasi akhir pergerakan material lumpur.
Hingga hari ini, upaya penyelamatan masih dilakukan untuk menemukan dua korban yang belum ditemukan. Tim gabungan juga terus memperluas area penyisiran seiring ditemukannya jejak tambahan di sekitar lokasi bencana.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Masyarakat yang ingin menikmati suasana pantai di Jakarta kini memiliki kesempatan menarik. Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota...
Rumor mengenai keterlibatan Taylor Swift dalam film Toy Story 5 akhirnya mendapat tanggapan langsung dari pihak Pixar. Spekulasi yang sempat...