Viral Tapir Nyasar di Lampung Berakhir Tragis, Polisi Amankan Empat Terduga Pelaku
Seekor tapir, satwa liar yang dilindungi, diduga dibunuh oleh sekelompok warga setelah sebelumnya viral karena terlihat berkeliaran di Jalan Lintas...
Read more
Minuman boba mungkin sudah hadir di Indonesia selama bertahun-tahun, tetapi popularitasnya masih belum benar-benar meredup. Bahkan, hingga kini berbagai gerai minuman kekinian masih menjadikan boba sebagai salah satu menu andalan yang paling banyak dipesan.
Tekstur boba yang kenyal dipadukan dengan milk tea, brown sugar, taro, matcha, atau aneka minuman lainnya membuat pelanggan dari berbagai usia tetap menyukainya. Tak heran jika usaha minuman boba masih menjadi salah satu peluang bisnis yang menarik, terutama bagi pemula yang ingin memulai usaha dengan modal relatif terjangkau.
Kalau kamu sedang mencari ide usaha kuliner yang mudah dijalankan, bisnis minuman boba bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Yuk, simak sejarah singkat boba, cara memulai usaha, estimasi modal, hingga peluang keuntungan yang bisa kamu dapatkan.
Sebelum membahas strategi bisnisnya, menarik juga mengetahui bagaimana minuman ini bisa menjadi fenomena dunia.
Minuman boba berasal dari Taiwan dan mulai populer sekitar tahun 1987. Salah satu kedai teh terkenal bernama Chun Shui Tang bereksperimen menambahkan bola-bola tapioka ke dalam minuman teh dingin yang mereka jual.
Ternyata, pelanggan menyukai sensasi kenyal dari bola tapioka tersebut.
Awalnya topping ini dikenal dengan nama fen yuan, yang berarti bola tapioka. Seiring meningkatnya popularitas, nama tersebut berubah menjadi black pearl atau mutiara hitam karena bentuk dan warnanya yang menyerupai mutiara.
Sejak saat itu, berbagai gerai minuman boba mulai bermunculan hingga menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kini, boba tidak hanya dipadukan dengan teh susu, tetapi juga berbagai minuman seperti kopi, cokelat, matcha, yogurt, hingga minuman buah.
Jawabannya masih sangat menarik, terutama jika dijalankan dengan strategi yang tepat.
Beberapa alasan mengapa usaha boba masih memiliki peluang besar antara lain:
Namun, persaingan juga semakin ketat sehingga diperlukan inovasi agar bisnis tetap menarik perhatian pelanggan.
Langkah pertama adalah menentukan konsep usaha.
Kamu bisa memilih beberapa model bisnis seperti:
Konsep yang jelas akan memudahkan dalam menentukan target pasar, desain gerai, hingga strategi promosi.
Selain itu, pikirkan juga apakah hanya menjual minuman atau ingin menambahkan camilan sebagai menu pendamping.
Lokasi masih menjadi salah satu faktor penting dalam bisnis minuman.
Idealnya, pilih lokasi yang memiliki lalu lintas pengunjung tinggi, seperti:
Jika modal masih terbatas, kamu juga bisa memanfaatkan layanan pesan antar melalui aplikasi online sehingga tidak harus menyewa tempat yang mahal.
Salah satu alasan pelanggan kembali membeli adalah karena pilihan menu yang beragam.
Beberapa menu yang paling populer antara lain:
Selain itu, tambahkan pilihan topping seperti:
Semakin banyak pilihan menu, semakin luas pula target pelanggan yang bisa dijangkau.
Bahan baku menjadi penentu kualitas minuman.
Pilih supplier yang mampu menyediakan bahan berkualitas dengan harga kompetitif.
Beberapa kebutuhan utama meliputi:
Usahakan memiliki lebih dari satu supplier agar stok tetap aman ketika permintaan meningkat.
Jangan melihat kompetitor sebagai ancaman, tetapi jadikan sebagai bahan belajar.
Perhatikan beberapa hal berikut:
Dari situ kamu bisa menemukan celah untuk menghadirkan nilai tambah yang belum dimiliki kompetitor.
Banyak orang mengira membuka usaha boba membutuhkan modal besar.
Padahal, usaha sederhana bisa dimulai dengan modal sekitar Rp1–2 juta jika dijalankan dari rumah.
Berikut contoh estimasi modal awal.
| Kebutuhan | Estimasi Biaya |
|---|---|
| Tepung tapioka 10 kg | Rp150.000 |
| Gula pasir | Rp50.000 |
| Gula aren | Rp50.000 |
| Susu evaporasi | Rp80.000 |
| Bubuk minuman aneka rasa | Rp300.000 |
| Black tea | Rp50.000 |
| Cup plastik 100 pcs | Rp50.000 |
| Sedotan 100 pcs | Rp20.000 |
| Mesin sealer | Rp750.000 |
| Plastik cup sealer | Rp36.000 |
| Listrik dan kebutuhan lain | Rp200.000 |
Total estimasi modal awal: sekitar Rp1.736.000
Modal tersebut belum termasuk biaya sewa tempat, perlengkapan tambahan, maupun tenaga kerja jika bisnis dijalankan dalam skala lebih besar.
Misalnya satu gelas minuman dijual dengan harga Rp10.000.
Jika rata-rata penjualan mencapai sekitar Rp300.000 per hari, maka estimasi omzetnya adalah:
Per Hari
Rp300.000
Per Bulan
Rp300.000 × 30 hari = Rp9.000.000
Per Tahun
Rp9.000.000 × 12 bulan = Rp108.000.000
Nominal tersebut hanyalah ilustrasi omzet kotor. Keuntungan bersih tentu bergantung pada biaya operasional, harga bahan baku, serta jumlah penjualan setiap hari.
Agar biaya produksi lebih hemat, kamu juga bisa membuat boba sendiri.
Boba siap digunakan sebagai topping berbagai minuman.
Beberapa keuntungan menjalankan bisnis ini antara lain:
Boba masih menjadi salah satu minuman favorit berbagai kalangan.
Rentang harga jual yang relatif murah membuat pelanggan lebih mudah membeli.
Proses pembuatan minuman relatif sederhana dan tidak membutuhkan peralatan yang rumit.
Satu jenis boba bisa dikombinasikan dengan puluhan variasi rasa.
Minuman boba mudah dipasarkan melalui aplikasi pesan antar maupun media sosial.
Meski menjanjikan, bisnis ini juga memiliki tantangan.
Semakin banyak pelaku usaha membuat persaingan menjadi lebih ketat.
Minuman kekinian selalu berkembang sehingga inovasi harus terus dilakukan.
Pelanggan sering kali memilih merek yang sudah dikenal sehingga membangun kepercayaan membutuhkan waktu.
Beberapa bahan seperti susu dan topping harus dikelola dengan baik agar tidak terbuang.
Beberapa strategi berikut dapat membantu meningkatkan penjualan.
Usaha rumahan dapat dimulai dengan modal sekitar Rp1–2 juta, tergantung skala bisnis dan perlengkapan yang digunakan.
Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Franchise menawarkan sistem yang sudah siap, sedangkan usaha sendiri memberikan kebebasan menentukan konsep dan keuntungan yang lebih fleksibel.
Harga umumnya berkisar antara Rp10.000 hingga Rp30.000 per gelas, tergantung ukuran, bahan, dan lokasi penjualan.
Gunakan promosi media sosial, diskon pembukaan, program loyalitas pelanggan, serta hadirkan menu yang unik.
Ya. Selama mampu menghadirkan kualitas produk yang baik, pelayanan memuaskan, serta inovasi menu, bisnis minuman boba masih memiliki peluang yang menjanjikan.
Usaha minuman boba masih menjadi salah satu peluang bisnis kuliner yang menarik karena memiliki pasar yang luas dan modal awal yang relatif terjangkau. Dengan konsep usaha yang matang, lokasi yang strategis, variasi menu yang kreatif, serta kualitas bahan yang terjaga, peluang untuk memperoleh pelanggan setia akan semakin besar.
Meski persaingan cukup ketat, bukan berarti kesempatan meraih keuntungan tertutup. Justru dengan inovasi, pelayanan yang baik, dan strategi pemasaran yang tepat, usaha boba bisa berkembang menjadi bisnis yang menghasilkan omzet puluhan hingga ratusan juta rupiah per tahun.
Kalau kamu sedang mencari ide usaha makanan dan minuman yang mudah dijalankan, bisnis minuman boba bisa menjadi langkah awal yang menjanjikan. Mulailah dari skala kecil, terus berinovasi, dan bangun identitas merek yang kuat agar usahamu semakin dikenal pelanggan.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Minuman boba mungkin sudah hadir di Indonesia selama bertahun-tahun, tetapi popularitasnya masih belum benar-benar meredup. Bahkan, hingga kini berbagai gerai...
WhatsApp kini menghadirkan solusi yang memudahkan pengguna untuk menggunakan dua akun WhatsApp dalam satu ponsel tanpa harus memasang aplikasi tambahan....