Pesawat Militer AS Jatuh di Irak, Seluruh Awak Dikabarkan Tewas
Kecelakaan pesawat militer Amerika Serikat terjadi di wilayah Irak bagian barat dan menewaskan seluruh awak di dalamnya. Pesawat yang jatuh...
Read more
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengungkapkan kekhawatirannya terkait arah perundingan damai dengan Rusia yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Ia menilai Kyiv terlalu sering diminta membuat konsesi dibandingkan Moskow.
Pernyataan itu disampaikan Zelensky dalam Konferensi Keamanan Munich pada Sabtu 14 Februari 2026. Saat ini, Presiden AS Donald Trump tengah berupaya menengahi kesepakatan guna mengakhiri perang terbesar di Eropa sejak 1945.
Menurut Zelensky, pembicaraan trilateral antara Ukraina, AS, dan Rusia yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss, harus berjalan serius dan substantif. Ia berharap pertemuan tersebut menghasilkan kemajuan nyata.
“Tetapi jujur saja, terkadang terasa seperti kedua pihak membicarakan hal-hal yang sama sekali berbeda. Amerika sering kembali ke topik konsesi, dan terlalu sering konsesi tersebut hanya dibahas dalam konteks Ukraina, bukan Rusia,” kata Zelensky.
Rusia, yang menginvasi Ukraina sejak Februari 2022, sebelumnya telah mengikuti dua putaran pembicaraan yang dimediasi Washington di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Pertemuan itu disebut konstruktif, namun belum menghasilkan terobosan signifikan.
Zelensky menilai peluang perdamaian akan lebih besar jika negara-negara Eropa dilibatkan secara langsung dalam meja perundingan. Namun gagasan tersebut mendapat penolakan dari Moskow.
“Eropa praktis tidak hadir di meja perundingan. Menurut saya itu adalah kesalahan besar. Perdamaian hanya dapat dibangun di atas jaminan keamanan yang jelas. Di mana tidak ada sistem keamanan yang jelas, perang selalu kembali,” ujarnya.
Salah satu isu paling kontroversial adalah tuntutan Rusia agar Ukraina menarik penuh pasukannya dari wilayah Donetsk bagian timur yang masih dikuasai Kyiv. Ukraina menolak penarikan sepihak tersebut dan menuntut jaminan keamanan Barat untuk mencegah invasi ulang jika gencatan senjata tercapai.
Zelensky mengungkapkan bahwa AS telah mengusulkan jaminan keamanan selama 15 tahun setelah perang. Namun, Kyiv menginginkan kesepakatan yang berlaku setidaknya 20 tahun atau lebih.
Ia juga menyebut Presiden Rusia, Vladimir Putin, menolak penempatan pasukan asing di Ukraina. Zelensky menegaskan Rusia harus menerima misi pemantauan gencatan senjata serta pertukaran tawanan perang.
Menurut data yang ia sampaikan, Rusia saat ini menahan sekitar 7.000 tentara Ukraina, sementara Kyiv menahan lebih dari 4.000 personel Rusia.
Zelensky mengakui merasakan sedikit tekanan dari Trump, yang sebelumnya mendesaknya untuk tidak melewatkan kesempatan berdamai. Ia juga menyerukan agar sekutu Ukraina meningkatkan tekanan terhadap Rusia melalui sanksi yang lebih keras dan pasokan senjata tambahan.
Dalam pidato utamanya di Munich, Zelensky bahkan menyebut Putin sebagai “budak perang” dan membandingkan situasi saat ini dengan Perjanjian Munich 1938. Ia menegaskan bahwa membagi Ukraina tidak akan membawa perdamaian permanen.
“Akan menjadi ilusi untuk percaya bahwa perang ini sekarang dapat diakhiri secara pasti dengan membagi Ukraina,” ujarnya.
Selain itu, Zelensky mengaku terkejut atas keputusan Rusia mengganti delegasi untuk pembicaraan di Jenewa. Delegasi Rusia kini dipimpin penasihat Kremlin, Vladimir Medinsky, menggantikan kepala intelijen militer Igor Kostyukov yang sebelumnya memimpin perundingan di Abu Dhabi.
Pejabat Ukraina mengkritik Medinsky karena dinilai lebih banyak memberikan pelajaran sejarah ketimbang melakukan negosiasi konstruktif.
Pembicaraan di Jenewa pekan ini dipandang sebagai momentum penting dalam menentukan arah perang Rusia Ukraina ke depan, termasuk kemungkinan gencatan senjata dan referendum nasional terkait kesepakatan damai.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Belakangan ini media sosial diramaikan oleh klaim yang menyebut minum air putih hangat sebelum tidur dapat membuat ginjal lebih sehat....
Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya terasa lebih panas dibanding biasanya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan banyak warga...