Resep Sate Buntel Kambing Khas Solo, Empuk Juicy dan Bikin Momen Idul Adha Makin Spesial

Resep sate buntel kambing khas Solo yang empuk, juicy, dan anti alot. Cocok jadi menu Idul Adha keluarga yang menggoda selera.

Resep sate buntel kambing khas Solo yang empuk, juicy, dan anti alot

Momen Idul Adha memang selalu identik dengan stok daging kambing yang melimpah di rumah. Tapi jujur saja, kadang banyak orang bingung ingin mengolah daging kambing jadi menu apa selain gulai atau sate biasa. Kalau salah masak, daging bisa alot dan aroma prengusnya malah bikin selera makan menurun.

Nah, kalau kamu ingin sajian daging kambing yang berbeda, lebih juicy, dan terasa spesial seperti hidangan restoran legendaris Solo, sate buntel kambing wajib masuk daftar menu yang harus dicoba.

Berbeda dari sate pada umumnya, sate buntel punya tampilan unik dengan ukuran lebih besar dan tekstur super lembut. Daging kambing digiling terlebih dahulu lalu dibungkus lemak kambing tipis sebelum dibakar. Hasilnya? Aroma smoky berpadu dengan sensasi juicy yang bikin sekali gigit langsung susah berhenti makan.

Tak heran kalau sate buntel khas Solo menjadi salah satu kuliner legendaris favorit banyak orang, terutama saat momen kumpul keluarga dan perayaan Idul Adha. Sajian ini terasa lebih mewah, mengenyangkan, dan tentunya cocok disantap bersama nasi hangat atau lontong.

Menariknya lagi, cara membuat sate buntel ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan bahan sederhana dan langkah yang tepat, kamu bisa membuat sate buntel ala Solo yang empuk dan bebas bau prengus langsung di rumah.

Mengenal Sate Buntel Khas Solo

Sate buntel merupakan kuliner khas Solo yang terkenal sejak zaman dahulu. Kata “buntel” dalam bahasa Jawa berarti dibungkus. Nama ini berasal dari proses pembuatan sate yang menggunakan lembaran lemak kambing untuk membungkus adonan daging.

Berbeda dengan sate kambing biasa yang menggunakan potongan daging utuh, sate buntel memakai daging cincang atau daging giling sehingga teksturnya jauh lebih empuk.

Lemak kambing yang membungkus sate juga punya fungsi penting. Saat dibakar, lemak akan meleleh perlahan dan menjaga kelembapan daging sehingga sate tetap juicy dan tidak kering.

Karena ukurannya cukup besar, sate buntel biasanya disantap dengan cara melepas tusuk sate terlebih dahulu sebelum dipotong-potong.

Bahan Sate Buntel Kambing Khas Solo

Bahan Utama

  • 300 gram daging kambing, giling atau cincang
  • 50 gram lemak kambing, giling atau cincang
  • 4 sdm kecap manis
  • 25 ml santan kental instan
  • 1 sdm air asam jawa
  • 6 lembar lemak kambing lembaran
  • 12 tusuk sate bambu tebal
  • 2 buah jeruk nipis untuk pelengkap

Bumbu Halus

  • 8 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 sdt ketumbar bubuk
  • 3 cm lengkuas
  • 2 cm jahe
  • 2 batang serai, ambil bagian putihnya
  • 1/2 sdt jintan
  • 1 sdt garam
  • 1/4 sdt merica bubuk

Bahan Olesan

  • 4 sdm kecap manis
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 2 sdt minyak goreng

Bahan Sambal Kecap

  • 4 sdm kecap manis
  • 4 butir bawang merah iris tipis
  • 6 buah cabai rawit hijau iris tipis

Cara Membuat Sate Buntel Kambing Empuk dan Juicy

1. Giling Daging Kambing

Giling daging kambing bersama lemak kambing hingga halus.

Kalau tidak memiliki alat penggiling, kamu bisa mencincang daging menggunakan pisau tajam sampai teksturnya lembut.

Penggunaan lemak kambing penting untuk membuat tekstur sate lebih juicy dan gurih.

2. Campurkan Semua Bumbu

Siapkan wadah besar.

Masukkan daging kambing giling, kecap manis, santan kental, air asam jawa, dan seluruh bumbu halus.

Aduk rata menggunakan tangan atau sendok kayu hingga semua bahan tercampur sempurna.

Diamkan adonan sekitar 15–20 menit agar bumbu lebih meresap.

3. Bentuk Adonan Sate

Siapkan tusuk sate bambu ukuran besar.

Ambil sedikit adonan daging lalu lilitkan pada tusuk sate sambil dibentuk agak gembung memanjang.

Pastikan adonan cukup padat agar tidak mudah lepas saat dibakar.

4. Bungkus Dengan Lemak Kambing

Ambil lembaran lemak kambing lalu bungkus permukaan sate hingga tertutup rapi.

Lemak ini nantinya akan meleleh saat dibakar dan membuat sate terasa lebih juicy serta wangi.

Inilah yang menjadi ciri khas utama sate buntel Solo.

5. Siapkan Bara Api

Gunakan arang untuk hasil aroma bakaran yang lebih autentik dan smokey.

Pastikan bara api tidak terlalu besar supaya sate matang merata dan tidak cepat gosong.

6. Bakar Sate Hingga Matang

Bakar sate sambil sesekali dioles menggunakan campuran kecap manis, merica, dan minyak goreng.

Bolak-balik sate secara perlahan agar semua sisi matang sempurna.

Saat lemak mulai meleleh dan aroma bakaran memenuhi udara, biasanya rasa lapar langsung tidak tertahankan.

7. Sajikan Selagi Panas

Angkat sate buntel yang sudah matang.

Sajikan bersama sambal kecap, irisan cabai rawit, bawang merah, dan perasan jeruk nipis.

Nikmati selagi hangat agar teksturnya tetap juicy dan lembut.

📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED