Ubi Ungu Memang Sehat, Tapi Konsumsi Berlebihan Bisa Picu Masalah Ini

Konsumsi ubi ungu berlebihan ternyata bisa memicu gangguan pencernaan hingga risiko batu ginjal. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Konsumsi ubi ungu berlebihan ternyata bisa memicu gangguan pencernaan hingga risiko batu ginjal

Ubi ungu dikenal sebagai salah satu makanan sehat yang kaya antioksidan dan sering dijadikan pilihan pengganti nasi untuk membantu mengenyangkan perut. Selain rasanya manis alami, makanan ini juga mengandung serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk tubuh.

Namun, konsumsi ubi ungu secara berlebihan ternyata juga dapat memunculkan sejumlah efek samping bagi kesehatan. Kandungan pati dan karbohidrat yang cukup tinggi menjadi salah satu penyebab utama munculnya gangguan tertentu pada tubuh jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah besar.

Berdasarkan penjelasan dari berbagai sumber kesehatan, ubi ungu tetap aman dikonsumsi selama porsinya tidak berlebihan dan diimbangi pola makan yang seimbang.

Efek Samping Makan Ubi Ungu Berlebihan

Salah satu keluhan yang paling sering muncul setelah makan ubi ungu terlalu banyak adalah gangguan pencernaan seperti gas dan perut kembung. Menurut Nutri, jenis pati yang terdapat dalam ubi ungu cukup sulit dicerna tubuh dalam jumlah besar sehingga memicu rasa tidak nyaman pada perut.

Selain itu, ubi ungu juga mengandung senyawa tertentu yang dapat meningkatkan produksi gas di dalam usus. Akibatnya, perut terasa penuh, begah, dan kadang menimbulkan rasa nyeri ringan.

Tidak hanya itu, konsumsi ubi ungu berlebihan juga bisa memengaruhi kadar gula darah. Meski indeks glikemiknya lebih rendah dibanding beberapa jenis umbi lain, kandungan karbohidratnya tetap tinggi. Karena itu, penderita diabetes atau orang yang sedang menjalani diet rendah karbohidrat disarankan untuk membatasi porsinya.

Agar kadar gula darah lebih stabil, ubi ungu sebaiknya dikombinasikan dengan makanan lain seperti sayuran non-tepung dan sumber protein tanpa lemak.

Efek lain yang perlu diperhatikan adalah potensi kenaikan berat badan. Ubi ungu termasuk makanan yang cukup padat kalori. Jika dikonsumsi berlebihan tanpa pengaturan pola makan yang tepat, asupan kalori harian dapat meningkat dan memicu penambahan berat badan.

Cara pengolahan juga memengaruhi jumlah kalori yang masuk ke tubuh. Ubi ungu yang dipanggang atau dibakar dianggap lebih sehat dibanding yang digoreng atau dicampur gula berlebihan.

Risiko Batu Ginjal hingga Gangguan Kalium

Selain gangguan pencernaan dan kenaikan berat badan, sebagian orang juga dapat mengalami reaksi peradangan setelah terlalu banyak mengonsumsi ubi ungu. Gejalanya bisa berupa kram perut, nyeri sendi, atau rasa tidak nyaman pada tubuh, terutama pada individu yang sensitif terhadap makanan tertentu.

Menurut berbagai sumber kesehatan, ubi ungu juga mengandung oksalat, yakni senyawa alami yang ditemukan pada banyak tumbuhan. Pada orang yang memiliki riwayat batu ginjal kalsium oksalat, konsumsi makanan tinggi oksalat dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

Karena itu, penderita batu ginjal dianjurkan membatasi makanan tinggi oksalat dan memperbanyak konsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Kandungan kalium dalam ubi ungu juga cukup tinggi. Mineral ini sebenarnya baik untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Namun pada penderita gangguan ginjal, terlalu banyak kalium dapat menumpuk di dalam darah dan berisiko mengganggu fungsi jantung.

Berdasarkan informasi dari My Healthopedia, konsumsi ubi ungu sekitar 100 hingga 150 gram per hari umumnya masih dianggap aman dan sehat bagi kebanyakan orang. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan serat dan antioksidan tanpa menyebabkan kelebihan karbohidrat.

Selama dikonsumsi dalam batas wajar, ubi ungu tetap menjadi pilihan makanan bergizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Kunci utamanya adalah menjaga porsi makan dan mengimbanginya dengan asupan nutrisi lain agar tubuh tetap sehat.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED