Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang Sulawesi Utara masuk dalam kategori megathrust.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, yang menjelaskan bahwa gempa megathrust memiliki potensi dampak besar karena terjadi pada zona pertemuan lempeng tektonik.
Informasi ini menjadi perhatian penting karena karakteristik gempa megathrust dikenal berisiko tinggi dan perlu diwaspadai oleh masyarakat di wilayah terdampak.