Rusia Mulai Jual Cadangan Emas Besar-Besaran di Tengah Tekanan Ekonomi
Aksi jual emas oleh bank sentral dunia kembali menjadi perhatian pasar global. Kali ini, Rusia tercatat mulai melepas sebagian besar...
Read more
Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kembali memanas dalam beberapa hari terakhir. Serangan udara dan operasi militer yang saling berbalasan memicu korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan fasilitas vital di sejumlah wilayah Timur Tengah.
Berdasarkan laporan lapangan, dampak serangan tidak hanya dirasakan di Iran dan Israel, tetapi juga meluas hingga negara-negara Teluk.
Menurut laporan dari otoritas setempat, serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel menghantam kawasan industri di Iran, tepatnya di Zona Ekonomi Khusus Petrokimia Mahshahr.
Menurut Wakil Gubernur Provinsi Khuzestan, Valiollah Hayati, sedikitnya lima orang tewas dalam serangan tersebut. “Lima orang gugur setelah serangan musuh Amerika-Zionis terhadap beberapa perusahaan yang terletak di Zona Ekonomi Khusus Petrokimia Mahshahr,” kata Hayati.
Berdasarkan data dari kantor berita resmi Iran, sekitar 170 orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Tiga perusahaan petrokimia dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat serangan udara.
Di sisi lain, Iran juga melancarkan serangan balasan berupa rudal ke wilayah Tel Aviv dan sekitarnya. Layanan darurat Israel melaporkan lima orang mengalami luka ringan, sebagian besar akibat pecahan kaca dan dampak ledakan.
Kerusakan terlihat jelas di kawasan permukiman seperti Ramat Gan. Bangunan rumah mengalami kerusakan serius, mulai dari dinding yang runtuh hingga bagian dalam rumah yang hancur akibat ledakan.
Seorang pekerja sosial di lokasi, Joy Frankel, menyebut dampak kerusakan berasal dari pecahan rudal. “Semua ini akibat pecahan peluru,” ujarnya.
Selain itu, puing-puing rudal juga dilaporkan jatuh di wilayah Yerusalem timur dan sekitar pangkalan militer di Tel Aviv, meski tidak menimbulkan korban tambahan.
Eskalasi konflik juga berdampak pada negara-negara Teluk. Iran dilaporkan melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas energi dan infrastruktur di Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait.
Di Uni Emirat Arab, pihak berwenang menangani kebakaran di pabrik petrokimia di kawasan industri Ruwais. Menurut keterangan resmi otoritas setempat, kebakaran dipicu oleh puing yang jatuh setelah sistem pertahanan udara berhasil mencegat serangan.
” Pihak berwenang sedang menanggapi beberapa kebakaran di pabrik petrokimia Borouge yang disebabkan oleh puing-puing yang berjatuhan setelah pencegahan oleh sistem pertahanan udara,” demikian pernyataan otoritas setempat.
Di Kuwait, dua fasilitas pembangkit listrik dan desalinasi air dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan drone. Dampaknya cukup signifikan karena fasilitas tersebut menjadi sumber penting pasokan listrik dan air.
Sementara itu, di Bahrain, serangan drone menyebabkan kebakaran pada tangki penyimpanan energi milik perusahaan setempat. Pihak perusahaan memastikan bahwa api telah berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Meski demikian, kerusakan pada infrastruktur energi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi di kawasan.
Konflik yang terus bereskalasi ini menunjukkan bahwa dampaknya tidak hanya terbatas pada medan perang, tetapi juga menyasar infrastruktur sipil dan ekonomi strategis di berbagai negara.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Persaingan antara Atletico Madrid dan Barcelona kembali memanas. Kali ini, ketegangan muncul bukan di atas lapangan, melainkan melalui perang sindiran...
Momen Idul Adha memang selalu identik dengan stok daging kambing yang melimpah di rumah. Tapi jujur saja, kadang banyak orang...