Jawa Tengah Jadi Provinsi Teratas dalam Sektor Wisata Indonesia
Meskipun Bali dikenal sebagai ikon pariwisata Indonesia dan magnet wisatawan mancanegara, provinsi lain di Indonesia justru mencatat pendapatan sektor wisata...
Read more
Taman Margasatwa Ragunan (TM Ragunan) di Jakarta Selatan resmi meluncurkan program wisata malam bertajuk Night at Ragunanzoo mulai Sabtu, 11 Oktober 2025. Menurut laporan dari CNN Indonesia, inisiatif ini merupakan yang pertama kali dilakukan di salah satu kebun binatang tertua di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat merasakan pengalaman unik menikmati suasana malam di tengah ibu kota sambil menyaksikan perilaku satwa nokturnal yang biasanya tidak terlihat pada jam kunjungan reguler.
Dalam unggahan akun Instagram resmi @ragunanzoo, pihak pengelola mengajak masyarakat untuk merasakan sensasi baru berwisata di Ragunan.
“Ayo, sahabat Ragunan, rasakan ketenangan malam di Taman Margasatwa Ragunan sambil mengamati satwa nokturnal,” tulis pihak pengelola melalui media sosial, seperti dikutip pada Kamis (9/10).
Kepala Humas TM Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan bahwa kegiatan wisata malam tidak mengganggu jadwal reguler kebun binatang pada pagi hingga sore hari. Ia menegaskan, aktivitas di siang hari tetap berjalan seperti biasa.
Menurut Wahyudi, wisata malam diadakan setiap Sabtu malam mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Adapun loket tiket dibuka hingga pukul 21.00 WIB. Jadwal ini dirancang agar pengunjung memiliki waktu cukup untuk berkeliling dan mengikuti aktivitas malam di area satwa.
Program ini menjadi alternatif hiburan malam di Jakarta yang bersifat edukatif, cocok untuk keluarga maupun komunitas pecinta satwa.
Meski menghadirkan pengalaman eksklusif, pengelola TM Ragunan tidak menaikkan harga tiket masuk. Berdasarkan data dari CNN Indonesia, pengunjung tetap dikenakan tarif reguler, sesuai ketentuan yang berlaku untuk wisata harian.
Sistem pembayaran tiket hanya menggunakan JakCard, kartu pintar dari Bank DKI yang bisa dibeli langsung di loket masuk Ragunan.
Rinciannya sebagai berikut:
JakCard seharga Rp45.000 sudah berisi saldo Rp20.000
JakCard seharga Rp75.000 sudah berisi saldo Rp50.000
Satu kartu dapat digunakan oleh beberapa orang sekaligus, selama saldo masih mencukupi.
Untuk menikmati tur malam, pengunjung wajib menggunakan kendaraan listrik (e-car atau buggy car) yang disediakan oleh pihak pengelola. Tarifnya sebesar Rp250.000 per jam dengan kapasitas maksimal lima orang.
Kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan ketenangan satwa selama kunjungan malam berlangsung.
Wisatawan akan diajak berkeliling ke berbagai area satwa nokturnal, seperti harimau, kuda nil, mamalia kecil, serta beragam koleksi terarium.
Pihak pengelola menyebutkan bahwa jalur tur telah disiapkan khusus dengan penerangan lembut untuk menjaga kondisi alami satwa. Setiap pengunjung juga akan didampingi oleh pemandu lapangan yang siap memberikan informasi seputar kebiasaan hewan di malam hari.
Selain itu, pengalaman menyaksikan satwa yang aktif di waktu gelap diyakini dapat memberikan perspektif baru mengenai keanekaragaman perilaku hewan, terutama bagi pengunjung anak-anak yang ingin belajar lebih dalam tentang dunia fauna.
Program wisata malam Ragunan tidak sekadar menawarkan hiburan, tetapi juga kegiatan edukatif yang bermanfaat. Berdasarkan keterangan dari pihak pengelola, terdapat dua jenis aktivitas utama yang disediakan, yaitu Edukasi Satwa dan Night Workout at Ragunanzoo.
Pada sesi Edukasi Satwa, pengunjung dapat menyaksikan atraksi pemberian makan satwa, serta berinteraksi dengan keeper atau penjaga hewan yang menjelaskan karakteristik satwa nokturnal.
Setiap pekan, jadwal dan jenis atraksi akan berubah agar pengunjung mendapat pengalaman berbeda di setiap kunjungan.
Selain tur edukatif, TM Ragunan juga menghadirkan program olahraga malam bertajuk Night Workout at Ragunanzoo. Kegiatan ini menawarkan pengalaman berolahraga di jalur sepanjang 1,8 kilometer di dalam area kebun binatang.
Program ini ditujukan bagi masyarakat urban yang ingin berolahraga dalam suasana berbeda, jauh dari kebisingan kota.
Selain memberikan manfaat kebugaran, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem alam di tengah kehidupan perkotaan.
Untuk memastikan kenyamanan pengunjung, TM Ragunan telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung. Di antaranya:
Penerangan jalur satwa dengan sistem pencahayaan ramah lingkungan.
Area piknik malam dengan tempat duduk dan taman berumput.
Petugas keamanan dan pemandu khusus malam hari.
Penyewaan e-car di area parkir utama.
Semua fasilitas tersebut disiapkan agar pengunjung dapat menikmati pengalaman menyenangkan tanpa mengganggu habitat satwa.
Berdasarkan keterangan dari pihak pengelola, kegiatan wisata malam ini merupakan bagian dari rencana besar revitalisasi Ragunan agar dapat sejajar dengan kebun binatang kelas dunia.
Program Night at Ragunanzoo disebut sebagai langkah awal dalam meningkatkan daya tarik wisata, edukasi, serta memperluas jam operasional tanpa merusak ekosistem alami.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mendukung program ini sebagai bagian dari upaya mengembangkan wisata hijau perkotaan. Dengan cara ini, Ragunan tidak hanya menjadi tempat rekreasi keluarga, tetapi juga sarana pembelajaran ekologi yang relevan dengan konsep sustainable tourism.
Secara ekonomi, pembukaan wisata malam di Ragunan diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan daerah serta menciptakan peluang kerja baru bagi warga sekitar. Penambahan jadwal operasional berarti bertambah pula kebutuhan tenaga keamanan, pemandu wisata, dan petugas teknis lainnya.
Di sisi sosial, kehadiran program ini berpotensi memperkuat hubungan masyarakat dengan lingkungan alam. Pengunjung tidak hanya datang untuk bersenang-senang, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai satwa dan kelestarian habitatnya.
Fenomena ini sekaligus menandai tren baru wisata malam yang ramah lingkungan di Jakarta, setelah sebelumnya kegiatan hiburan malam lebih didominasi oleh sektor kuliner atau hiburan komersial.
Sejak pengumuman pembukaannya, unggahan media sosial TM Ragunan telah mendapatkan ribuan tanggapan positif. Banyak warga Jakarta yang mengaku antusias mencoba pengalaman berkeliling kebun binatang pada malam hari, sesuatu yang sebelumnya belum pernah tersedia di ibu kota.
Pihak pengelola berharap program ini dapat menjadi agenda rutin dan berkembang menjadi daya tarik wisata unggulan di Jakarta Selatan.
Jika berjalan sukses, tidak menutup kemungkinan wisata malam Ragunan akan dikembangkan dengan konsep tambahan seperti pertunjukan cahaya edukatif, kuliner malam bertema satwa, atau zona foto interaktif.
Langkah ini menjadi sinyal positif bahwa sektor wisata perkotaan kini semakin beragam dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Travel Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia travel — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
OpenAI resmi meluncurkan model kecerdasan buatan terbaru bernama GPT 5.5 Instant. Model ini langsung menjadi model default di layanan ChatGPT,...
Apple dikabarkan mulai mempertimbangkan langkah strategis baru dalam produksi chip yang digunakan pada perangkatnya. Selama ini, perusahaan tersebut sangat bergantung...