Spotify dan Label Musik Menang Gugatan Pembajakan Lagu, Nilainya Fantastis
Kasus dugaan pelanggaran hak cipta di industri musik digital kembali mencuat. Platform arsip digital Anna's Archive dinyatakan bersalah oleh pengadilan...
Read more
Platform pesan instan WhatsApp tengah mengembangkan fitur baru berupa akun khusus untuk anak-anak yang memungkinkan orang tua mengelola aktivitas komunikasi mereka. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan keamanan penggunaan aplikasi bagi anak usia sekitar 10 hingga 12 tahun.
Dengan sistem baru tersebut, orang tua dapat mengontrol siapa saja yang boleh menghubungi akun anak serta grup apa yang boleh mereka ikuti. Pendekatan ini bertujuan memberi pengalaman digital yang lebih aman bagi anak tanpa sepenuhnya membatasi komunikasi mereka.
Berdasarkan informasi dari pengembang layanan pesan milik Meta Platforms, akun yang dikelola orang tua secara default hanya dapat bertukar pesan dengan orang yang sudah tersimpan dalam daftar kontak anak.
Selain itu, hanya orang tua yang memiliki izin untuk menambahkan akun anak ke dalam grup percakapan.
Jika ada nomor yang mencoba menghubungi anak namun tidak dikenal, sistem akan langsung memunculkan notifikasi peringatan. Orang tua juga akan menerima pemberitahuan aktivitas tertentu yang terjadi di akun tersebut.
Notifikasi tersebut meliputi ketika anak menerima permintaan obrolan baru, menambahkan kontak baru, atau ketika grup yang diikuti anak menambahkan anggota baru.
Untuk memastikan kontrol tetap berada di tangan orang tua, pengaturan privasi akun anak dilindungi dengan PIN enam digit khusus. Hanya orang tua yang dapat mengakses atau mengubah pengaturan tersebut melalui perangkat yang mengelola akun anak.
Menurut keterangan resmi WhatsApp, sistem ini dirancang agar orang tua tetap memiliki kendali terhadap pengalaman digital anak mereka.
“Hanya orang tua yang bisa mengakses dan mengubah pengaturan privasi, memastikan mereka mampu menyesuaikan pengalaman keluarga mereka,” tulis WhatsApp dalam pernyataan resminya.
Meski orang tua memiliki kontrol terhadap akses komunikasi dan pengaturan privasi, WhatsApp menegaskan bahwa isi percakapan tetap terlindungi oleh sistem enkripsi end to end.
Artinya, pesan yang dikirim atau diterima anak tidak dapat dilihat oleh pihak lain, termasuk orang tua maupun platform itu sendiri.
Selain itu, akun khusus anak juga memiliki beberapa pembatasan fitur dibandingkan akun biasa. Akun ini hanya difokuskan untuk pesan teks dan panggilan telepon.
Beberapa fitur lain tidak tersedia pada akun tersebut, termasuk Meta AI, Channels, Status, dan berbagi lokasi.
Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menjaga keamanan anak di platform komunikasi digital yang semakin banyak digunakan oleh berbagai kalangan usia.
Dengan kombinasi kontrol orang tua, notifikasi aktivitas, serta pembatasan fitur tertentu, WhatsApp berupaya menciptakan lingkungan komunikasi yang lebih aman bagi pengguna muda tanpa mengorbankan privasi percakapan mereka.
Referensi:
Bloomberg Technoz
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Aksi tawuran antar kelompok gengster kembali terjadi di kawasan Kebon Harjo, Kecamatan Semarang Utara, pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 03.00...
Seorang pengelola arisan berinisial NNS (31) alias Saska J menjadi sorotan setelah diduga terlibat kasus penipuan dengan nilai mencapai miliaran...