Terungkap Alasan Kenapa Semakin Tua Semakin Sulit Tidur Nyenyak
Perubahan usia tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi pola tidur. Banyak orang mulai merasakan bahwa semakin bertambah...
Read more
Kanker sering kali muncul tanpa gejala yang jelas di tahap awal. Menurut DetikHealth, sejumlah tanda yang tampak sepele justru bisa menjadi sinyal penting dari penyakit berbahaya ini. Salah satunya adalah kelelahan ekstrem yang tidak kunjung membaik meskipun sudah beristirahat dengan cukup.
Pihak John Hopkins Medicine, dikutip dari Unilad, menjelaskan bahwa rasa lelah akibat kanker berbeda dengan kelelahan biasa.
“Ini bukan rasa lelah seperti setelah seharian bekerja atau berolahraga. Kelelahan ekstrem yang tidak membaik meski sudah istirahat bisa menjadi tanda awal kanker,” kata John Hopkins Medicine, dalam laporan yang dikutip Minggu (12/10/2025).
Ahli menambahkan bahwa sel kanker menggunakan nutrisi tubuh untuk tumbuh dan berkembang, sehingga tubuh kehilangan energi untuk memperbaiki jaringan. “Kanker menggunakan nutrisi tubuh untuk tumbuh dan berkembang, sehingga nutrisi tersebut tidak lagi digunakan untuk memulihkan tubuhmu. ‘Pencurian nutrisi’ inilah yang bisa membuatmu merasa sangat lelah,” sambung pihak John Hopkins Medicine.
Secara umum, rasa lelah bisa disebabkan oleh stres, kurang tidur, atau pola makan yang buruk. Namun, jika rasa lelah terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas harian, pemeriksaan medis sangat disarankan.
Menurut DetikHealth, kelelahan yang tidak wajar dan terjadi terus-menerus patut diwaspadai, apalagi bila disertai gejala lain.
Ahli menegaskan, tubuh sebenarnya selalu memberikan sinyal ketika ada gangguan serius. Sayangnya, banyak orang menganggap lelah adalah hal biasa akibat pekerjaan padat atau gaya hidup sibuk. Padahal, kondisi ini bisa jadi tanda bahwa tubuh sedang melawan penyakit serius seperti kanker.
Selain kelelahan ekstrem, tanda lain yang perlu diperhatikan adalah penurunan berat badan tanpa sebab.
Penurunan berat badan sebesar 4,5 kilogram atau lebih dalam waktu singkat, tanpa adanya perubahan pola makan maupun olahraga, bisa menjadi salah satu indikator awal kanker.
Menurut para ahli onkologi, penurunan berat badan tanpa sebab bisa terjadi karena tubuh bekerja lebih keras untuk melawan pertumbuhan sel kanker. Selain itu, sel kanker dapat mengganggu proses metabolisme dan membuat tubuh membakar energi lebih cepat dari biasanya.
Dalam banyak kasus, kondisi ini sering kali diabaikan oleh penderita. Mereka baru menyadari adanya masalah setelah berat badan turun drastis tanpa alasan logis.
Gejala lain yang sering tidak diperhatikan adalah demam berulang tanpa tanda infeksi. Biasanya, demam yang disebabkan oleh infeksi akan mereda setelah beberapa hari atau dengan pengobatan ringan. Namun, demam akibat kanker bisa muncul berulang kali, terutama di malam hari, tanpa penyebab yang jelas.
Menurut DetikHealth, demam jenis ini sering kali menandakan bahwa sistem imun tubuh sedang bereaksi terhadap pertumbuhan sel kanker. Beberapa jenis kanker, seperti leukemia atau limfoma, diketahui menyebabkan demam berulang sebagai salah satu gejalanya.
Jika kamu sering mengalami demam tanpa alasan yang pasti dan berlangsung lebih dari seminggu, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Rasa nyeri yang menetap di area tubuh tertentu juga bisa menjadi peringatan dini kanker. Banyak pasien menganggap rasa nyeri tersebut hanya efek dari kelelahan atau postur tubuh yang salah.
Namun, jika nyeri terus terasa tanpa penyebab yang jelas dan tidak membaik dengan obat biasa, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan.
Ahli menjelaskan bahwa sel kanker dapat menekan jaringan saraf di sekitarnya, sehingga menyebabkan rasa sakit kronis. Beberapa jenis kanker seperti kanker tulang, pankreas, atau otak sering kali memunculkan gejala berupa nyeri terus-menerus di area tertentu.
Meskipun gejala-gejala di atas tidak selalu berarti kanker, pemeriksaan dini sangat penting untuk memastikan penyebabnya. Diagnosis cepat bisa meningkatkan peluang kesembuhan dan memperpanjang harapan hidup pasien.
Menurut DetikHealth, semakin cepat kanker ditemukan, maka semakin besar kemungkinan pasien mendapatkan perawatan efektif dan mempertahankan kualitas hidup yang baik.
Pemeriksaan meliputi tes darah, pencitraan seperti CT scan atau MRI, hingga biopsi jaringan tergantung pada lokasi dan jenis dugaan kanker. Dokter juga dapat merekomendasikan perubahan gaya hidup untuk membantu pemulihan tubuh.
Pencegahan kanker bisa dilakukan dengan menjaga pola hidup sehat. Para ahli menekankan pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, serta menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.
Selain itu, tidur yang cukup dan manajemen stres juga berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Kelelahan yang terus-menerus dan tidak masuk akal sebaiknya tidak diabaikan, melainkan segera diperiksakan.
Beberapa studi juga menunjukkan bahwa deteksi dini melalui skrining rutin, seperti pap smear untuk perempuan atau pemeriksaan PSA untuk pria, dapat menurunkan angka kematian akibat kanker secara signifikan.
Kelelahan ekstrem, penurunan berat badan tanpa sebab, demam berulang, dan nyeri yang tidak jelas penyebabnya adalah empat tanda tubuh yang tidak boleh diabaikan.
Menurut John Hopkins Medicine, tubuh memiliki cara unik untuk memberi tahu jika ada sesuatu yang salah. Karena itu, memahami sinyal tersebut adalah langkah pertama untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit berbahaya seperti kanker.
Referensi:
DetikHealth
Unilad
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus dugaan pencurian terjadi di salah satu resort di kawasan Ubud, Bali. Seorang warga negara asing (WNA) asal India diduga...
Seorang pria berusia 39 tahun diamankan aparat kepolisian di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, setelah diduga melakukan pelecehan terhadap tiga anak...