Strategi Hemat BBM di Tengah Krisis Energi Global dan Peran Penting Masyarakat

Bijak gunakan BBM jadi kunci hadapi krisis energi global. Simak peran masyarakat dan strategi pemerintah menjaga ketahanan energi nasional. (Foto: Dok: PT Pertamina Patra Niaga)

Bijak gunakan BBM jadi kunci hadapi krisis energi global

Bijak dalam menggunakan bahan bakar minyak atau BBM menjadi salah satu langkah penting untuk meredam potensi krisis energi di tengah ketidakpastian global. Tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, peran masyarakat dinilai sangat krusial dalam menjaga keseimbangan konsumsi energi nasional.

Menurut Fahmy Radhi, pakar ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan program penghematan energi. “Tanpa didukung oleh masyarakat, tujuan penghematan energi tidak akan tercapai,” kata Fahmy.

Ia menjelaskan, keterbukaan informasi saat ini membuat masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan penyesuaian harga BBM di masa depan. Terlebih, harga minyak dunia masih sangat fluktuatif dan sulit diprediksi.

Pemerintah sendiri telah memutuskan untuk menahan harga BBM subsidi hingga akhir tahun. Namun, Fahmy mengingatkan bahwa jika harga minyak dunia melonjak hingga mencapai 200 dolar AS per barel atau sekitar Rp3,2 juta, maka penyesuaian harga BBM akan sulit dihindari.

Langkah Sederhana yang Berdampak Besar

Dari sisi perilaku, penghematan energi dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Fahmy mencontohkan penerapan work from home atau WFH, mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, hingga beralih ke transportasi umum.

“Rakyat bisa ikut work from home, mengurangi mobilitas, menggunakan transportasi umum, atau bahkan bersepeda. Itu langkah sederhana, tapi berdampak pada penghematan konsumsi BBM,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Abra Talattov, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF). Ia menilai langkah kecil tersebut akan memberikan dampak besar jika dilakukan secara bersama-sama.

“Langkah paling konkret itu sebenarnya sederhana, kurangi perjalanan yang tidak perlu, pindah ke transportasi umum, berbagi kendaraan, hingga merawat kendaraan agar lebih efisien,” kata Abra.

Secara perhitungan, perubahan perilaku masyarakat bisa memberikan dampak signifikan. Fahmy memperkirakan penerapan WFH secara efektif dapat menghemat konsumsi BBM hingga sekitar 10 persen.

Sementara itu, Abra memaparkan simulasi yang menunjukkan bahwa jika 10 persen dari 10 juta pengguna kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum, maka penghematan bisa mencapai sekitar 2 juta liter per hari atau setara 1,3 persen konsumsi nasional.

Jika angka tersebut meningkat menjadi 20 hingga 30 persen, maka potensi penghematan bisa mencapai hampir 3,9 persen dari total konsumsi BBM harian nasional.

Lebih jauh, Abra menyebut penerapan WFH secara luas juga dapat memberikan dampak besar. Dengan asumsi 5 juta pekerja menghemat 5 liter BBM per hari, maka potensi penghematan bisa mencapai sekitar 25 juta liter per hari atau setara 16,1 persen konsumsi nasional.

Ketahanan Energi dan Strategi Pemerintah

Di tengah ancaman krisis energi global, Indonesia masih memiliki keuntungan berupa produksi minyak domestik sekitar 600 ribu barel per hari. Menurut Fahmy, hal ini membuat Indonesia tidak sepenuhnya bergantung pada impor energi.

Meski demikian, jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan nasional yang mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari. Oleh karena itu, pemerintah terus memperluas sumber pasokan energi dari berbagai negara.

Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Hendra Gunawan menyatakan pemerintah telah melakukan diversifikasi impor energi, termasuk dari Amerika Serikat, Afrika, hingga kawasan Asia.

Selain itu, pemerintah juga mengoptimalkan produksi dalam negeri dengan mengalihkan sebagian minyak mentah untuk kebutuhan domestik. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar negeri.

Menurut Abra, selain BBM, Indonesia juga masih memiliki potensi dari program biofuel dan pasokan gas domestik. Namun, penghematan energi di tingkat masyarakat tetap menjadi bagian penting dari strategi nasional.

Dari sisi kebijakan, pemerintah dinilai sudah berada di jalur yang tepat dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan energi. Meski begitu, reformasi struktural, terutama dalam penyaluran subsidi, masih diperlukan agar lebih tepat sasaran.

Fahmy menekankan bahwa situasi krisis ini seharusnya menjadi momentum untuk mendorong transformasi energi nasional menuju sumber energi yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, Komisi XII DPR RI memastikan bahwa pasokan BBM nasional dalam kondisi aman. Ketua Komisi XII Bambang Patijaya menyebut distribusi BBM dan LPG berjalan lancar dan terkendali.

“Kami mendapat laporan terkait pengawasan distribusi BBM, ini aman, tidak ada masalah,” kata Bambang.

Di sisi lain, aparat penegak hukum juga terus menindak praktik penimbunan BBM yang merugikan masyarakat. Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas terhadap pelaku penyalahgunaan BBM subsidi.

“Tindakan tersebut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga masyarakat. Kami tidak main-main,” ujarnya.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED