Polisi Ungkap Kronologi Perbuatan Asusila Dua Pria di Bus Transjakarta
Kepolisian mengungkap kronologi penangkapan dua pria berinisial HW dan FTR yang diduga melakukan perbuatan asusila di dalam bus Transjakarta rute...
Read more
Aliansi Rakyat Anti Hoaks (ARAH) resmi mengadukan politisi PDI Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning ke Bareskrim Polri atas pernyataannya yang menyebut Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai pembunuh jutaan rakyat.
Menurut Koordinator ARAH, Iqbal, pernyataan tersebut disampaikan tanpa dasar yang jelas dan berpotensi menyesatkan publik.
“Ribka Tjiptaning menyatakan bahwa Soeharto itu adalah pembunuh jutaan rakyat,” kata Iqbal saat ditemui di Bareskrim Polri, Kamis (13/11/2025).
Iqbal menjelaskan, pihaknya juga telah menyerahkan sejumlah rekaman video yang berisi ucapan Ribka sebagai bukti pendukung laporan. Ia menilai ucapan tersebut tidak memiliki dasar faktual dan bisa memicu kesalahpahaman di masyarakat.
“Pernyataan dari Ribka Tjiptaning itu sangat menyesatkan karena tidak berdasarkan fakta,” ujarnya menegaskan.
Namun demikian, Iqbal mengakui bahwa ARAH tidak memiliki legal standing dari keluarga atau pihak yang berkaitan langsung dengan Soeharto. Oleh karena itu, laporan yang mereka sampaikan diterima sebagai aduan masyarakat (Dumas).
“Pengaduan kami diterima sebagai aduan masyarakat karena kami datang atas nama masyarakat, bukan sebagai pihak keluarga Soeharto,” tambahnya.
Sementara itu, Ribka Tjiptaning merespons aduan tersebut dengan santai. Ia menegaskan siap menghadapi proses hukum jika memang diperlukan.
“Hadapi saja,” kata Ribka saat dikonfirmasi oleh media.
Pernyataan Ribka sebelumnya muncul setelah pemerintah menetapkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Dalam pandangannya, keputusan tersebut perlu dikritisi karena sejarah masa lalu Soeharto masih menimbulkan perdebatan publik.
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada satu camilan sederhana yang hampir selalu berhasil bikin kita berhenti makan nasi lebih cepat, tapi malah nambah peyek berkali-kali....
Jujur saja, di akhir bulan atau saat malas keluar rumah, keinginan ngemil itu tetap datang tanpa permisi. Kalau biasanya kita...