Terungkap Alasan Kenapa Semakin Tua Semakin Sulit Tidur Nyenyak
Perubahan usia tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga memengaruhi pola tidur. Banyak orang mulai merasakan bahwa semakin bertambah...
Read more
Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Namun, yang sering dilupakan adalah cara pencegahan dan gejala yang muncul bisa berbeda antara pria dan perempuan. Faktor biologis, hormonal, hingga gaya hidup membuat risiko dan tanda-tanda yang muncul tidak selalu sama.
Nyeri dada terasa menekan atau terbakar, terutama saat beraktivitas.
Sesak napas setelah aktivitas ringan.
Rasa nyeri menjalar ke lengan kiri, rahang, atau punggung.
Keringat berlebihan meski tidak sedang berolahraga.
Nyeri dada ringan atau bahkan tidak terasa sama sekali.
Mual, muntah, atau gangguan pencernaan seperti maag.
Kelelahan berlebihan meski aktivitas sehari-hari biasa.
Nyeri di punggung atas, leher, atau rahang.
Karena perbedaan gejala inilah, sering kali perempuan terlambat menyadari adanya gangguan jantung.
Merokok dan konsumsi alkohol berlebih
Tekanan darah tinggi sejak usia muda
Stres dan pola kerja yang padat
Kurang olahraga
Perubahan hormon pascamenopause
Riwayat kehamilan dengan komplikasi (misalnya preeklamsia)
Pola tidur tidak teratur
Kadar kolesterol tinggi lebih lama terdeteksi
Berhenti merokok dan batasi alkohol.
Olahraga teratur, minimal 30 menit per hari.
Kontrol tekanan darah dan kolesterol sejak usia muda.
Kelola stres, misalnya dengan meditasi atau hobi positif.
Jaga kesehatan hormonal, terutama menjelang dan setelah menopause.
Perhatikan pola makan, kurangi makanan tinggi lemak jenuh.
Tidur cukup, karena kurang tidur meningkatkan risiko jantung.
Rutin periksa kesehatan, terutama bila ada riwayat keluarga.
Konsumsi makanan bergizi seimbang (sayur, buah, biji-bijian, protein sehat).
Rutin olahraga sesuai kemampuan.
Periksa kesehatan jantung minimal setahun sekali.
Hindari obesitas dengan pola hidup sehat.
Pencegahan sakit jantung pada pria dan perempuan memang memiliki pendekatan berbeda. Pria cenderung lebih rentan sejak usia muda, sedangkan perempuan lebih berisiko setelah menopause. Dengan mengenali gejala, faktor risiko, serta langkah pencegahan yang tepat, baik pria maupun perempuan bisa menjaga kesehatan jantung lebih lama.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah video memperlihatkan momen tak terduga saat seorang pemain gitar terjatuh dari atas panggung ketika hendak duduk dalam sebuah acara...
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memutuskan untuk menunda sementara penerapan sistem rating gim Indonesia Game Rating System atau IGRS....