Komet MAPS Hancur di Dekat Matahari, Ini Fakta Menarik di Baliknya
Fenomena komet C/2026 A1 atau MAPS menjadi salah satu peristiwa astronomi yang paling dinantikan pada April 2026. Namun, harapan untuk...
Read more
Bibit Siklon Tropis 91S kembali menjadi perhatian utama dalam prakiraan cuaca nasional. Berdasarkan data dari BMKG, sistem cuaca tersebut saat ini terpantau aktif di Samudra Hindia sebelah barat Provinsi Lampung dan menunjukkan dinamika atmosfer yang perlu diwaspadai dalam beberapa hari ke depan.
Menurut Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Bibit Siklon Tropis 91S diperkirakan bergerak mendekati daratan Sumatra dalam 24 jam ke depan. Setelah itu, pada periode 36 hingga 72 jam, sistem ini diprediksi akan berbelok arah menuju barat daya dan menjauhi wilayah Sumatra. Meski potensi pertumbuhannya menjadi siklon tropis tergolong rendah, dampaknya terhadap cuaca di sejumlah daerah tetap signifikan.
“Perlu diwaspadai intensitas hujan pada tanggal 11, 12, dan 16 Desember akibat pengaruh dari Bibit Siklon Tropis 91S. Tapi, mohon tetap tenang, waspada, dan menjaga kesiapsiagaan karena potensi bibit siklon ini tumbuh menjadi siklon tropis ke daratan dalam kategori rendah,” kata Teuku Faisal Fathani.
Menurut analisis cuaca BMKG, wilayah Sumatra Barat, Bengkulu, dan Lampung masuk dalam kategori daerah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Pola cuaca ini berkaitan langsung dengan keberadaan pusat sirkulasi 91S yang terbentuk pada 7 Desember pukul 07.00 WIB di Samudra Hindia barat daya Lampung.
Pada 10 Desember pukul 07.00 WIB, lokasi pusat sirkulasi terdeteksi di sekitar 4.9 LS dan 96.1 BT. Sistem tersebut masih berada di dalam Area of Responsibility TCWC Jakarta. Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat sistem mencapai 20 knot atau 37 km per jam, dengan tekanan udara minimum sekitar 1008 hPa.
Berdasarkan citra satelit, awan konvektif terpantau cukup persisten dengan kecenderungan sedikit meningkat. Namun BMKG menyebut sebaran awan masih bersifat sporadis dan belum membentuk pola deep convection yang merata di sekitar pusat sirkulasi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan sistem masih fluktuatif dan belum sepenuhnya terorganisasi.
Dari sisi atmosfer, analisis angin menunjukkan pola sirkulasi siklonik cukup jelas pada lapisan permukaan hingga 850 hPa dengan arah melebar ke timur. Pada lapisan 700 hingga 500 hPa, pola angin berubah menyerupai belokan, sedangkan pada 200 hPa tampak area divergensi yang menunjukkan pergerakan udara menjauhi pusat tekanan rendah.
BMKG menilai aktivitas Bibit Siklon Tropis 91S turut didorong oleh gelombang atmosfer aktif seperti Equatorial Rossby dan gelombang low frequency yang berada di sekitar sistem. Selain itu, suhu muka laut hangat berkisar 29 hingga 30 derajat Celsius berkontribusi dalam memperkuat pembentukan awan hujan.
Faktor meteorologis lain yang mendukung meliputi vortisitas yang cukup memadai, divergensi lapisan atas yang mulai menguat, serta kelembapan udara yang relatif basah di berbagai lapisan atmosfer. Kombinasi kondisi tersebut memicu peluang terbentuknya cuaca ekstrem di sekitar wilayah terdampak.
Selain itu, aspek klimatologis menunjukkan bahwa curah hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi sedang berlangsung di beberapa wilayah pada Desember. Daerah yang berpotensi dilanda hujan dengan intensitas 200 hingga 500 mm per bulan meliputi Tapanuli, Nias, Langkat, Mandailing Natal, dan Labuhan Ratu. Pada Januari 2026, curah hujan diprediksi menurun meski masih berada pada kategori menengah hingga tinggi di sejumlah wilayah seperti Tapanuli Tengah, Langkat, Mandailing Natal, dan Padang Lawas.
Peringatan ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat, khususnya di daerah rawan banjir dan tanah longsor. BMKG meminta warga tetap memperbarui informasi cuaca harian dan mengikuti peringatan dini agar dapat mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem.
Referensi:
CNNIndonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Sains Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia sains — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah video memperlihatkan momen tak terduga saat seorang pemain gitar terjatuh dari atas panggung ketika hendak duduk dalam sebuah acara...
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memutuskan untuk menunda sementara penerapan sistem rating gim Indonesia Game Rating System atau IGRS....