Beras Premium Langka di Pasaran, Mengapa Stok Nasional Justru Melimpah?
Fenomena beras premium yang sulit ditemukan di sejumlah pasar dan ritel modern menimbulkan pertanyaan. Di satu sisi, pemerintah menyatakan stok...
Read more![01kcxb5thv21vqe5tc356pjqpj[1]](https://www.trenmedia.co.id/wp-content/uploads/2025/12/01kcxb5thv21vqe5tc356pjqpj1.jpg)
Kasus kematian MA (9), putra dari politikus PKS Maman Suherman, masih menjadi perhatian publik. Sudah hampir 10 hari kasus berjalan, namun polisi belum menemukan titik terang atas dugaan pembunuhan yang terjadi di perumahan BBS 3, Cilegon.
Menurut pihak kepolisian, korban ditemukan tewas pada Selasa, 16 Desember 2025 dengan kondisi bersimbah darah dan mengalami luka tusukan. Dugaan kuat mengarah pada tindak pembunuhan, namun rangkaian penyelidikan masih terus berlangsung.
Salah satu kendala utama yang dihadapi polisi adalah kamera pengawas (CCTV) di rumah korban dalam kondisi mati. Menurut Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Silitonga, kondisi ini tidak menyurutkan upaya penyelidikan.
“Ngga juga sih, ngga juga kesulitan, meskipun CCTV itu mati di dalam rumah, tapi kami insyaallah kami bisa berupaya maksimal lah untuk perkara ini,” kata Martua.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Yoga Tama menjelaskan bahwa CCTV tersebut tidak aktif sejak 2023.
“Kita masih pakai praduga tak bersalah… kendala yang kita hadapi memang di rumah itu murni tidak ada CCTV aktif… baik dari lantai 2 TKP kejadian maupun lantai 1, halaman, maupun di depan rumah,” kata Yoga Tama.
Selain CCTV, tidak ada sekuriti yang berjaga di rumah korban. Menurut Yoga, sekuriti hanya ada di pos jaga kompleks yang jaraknya sekitar 100 meter dari rumah dan berada di blok berbeda.
Hingga kini, polisi telah memeriksa 15 saksi, mulai dari keluarga, tetangga, hingga karyawan. Menurut Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan, pemeriksaan dilakukan secara maraton untuk mengurai petunjuk.
Polisi juga masih mencari senjata tajam yang diduga digunakan pelaku. Pencarian dilakukan hingga ke semak-semak, drainase, dan area sekitar rumah, namun belum membuahkan hasil.
Menurut penyidik, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini. Polisi menegaskan proses hukum dilakukan hati-hati agar tidak salah menetapkan pelaku.
Polisi juga meminta masyarakat tidak terpengaruh hoaks dan diharapkan memberikan informasi jika mengetahui fakta terkait kasus ini.
“Jangan percaya berita-berita hoax, tunggu pengumuman polisi… segera komunikasi kepada pihak penyidik,” kata Yoga Tama.
Referensi: detikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Pemain Persib Bandung, Saddil Ramdani, mengunggah pesan bernada perpisahan menjelang bergulirnya pekan perdana Super League 2026/2027. Unggahan tersebut membuat masa...
Chelsea mengambil keputusan besar pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2026 dengan melepas Enzo Fernandez ke Manchester City. Gelandang...