Roblox Hadirkan Akun Kids dan Select Sistem Baru untuk Keamanan Anak

Roblox rilis akun Kids dan Select untuk meningkatkan keamanan anak. Simak perbedaan fitur dan sistem barunya.

Roblox rilis akun Kids dan Select untuk meningkatkan keamanan anak

Platform game populer Roblox resmi memperkenalkan dua tipe akun baru, yaitu Roblox Kids dan Roblox Select. Fitur ini dirilis sebagai upaya menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi anak-anak dan remaja.

Menurut Founder dan CEO Roblox, David Baszucki, kebijakan ini dirancang untuk memastikan pengalaman bermain yang sesuai usia sekaligus memberikan perlindungan lebih terhadap pengguna muda.

Perbedaan Roblox Kids dan Roblox Select

Secara umum, sistem baru ini membagi pengguna berdasarkan usia. Akun Roblox Kids ditujukan untuk anak usia 5 hingga 8 tahun, sedangkan Roblox Select untuk pengguna berusia 9 hingga 15 tahun.

Penentuan kategori akun dilakukan secara otomatis melalui sistem verifikasi usia berbasis pemindaian wajah atau melalui persetujuan orang tua.

Untuk pengguna Roblox Kids, sistem akan memberikan pembatasan ketat. Mereka hanya dapat mengakses game dengan rating rendah seperti Minimal atau Mild. Selain itu, fitur chat juga dinonaktifkan secara otomatis untuk menghindari interaksi yang berisiko.

Sementara itu, pengguna Roblox Select mendapatkan akses yang sedikit lebih luas. Mereka dapat memainkan game dengan rating tambahan Moderate, serta tetap bisa menggunakan fitur chat yang dapat dikontrol oleh orang tua.

Seiring bertambahnya usia, akun pengguna akan meningkat secara otomatis. Anak yang awalnya menggunakan Roblox Kids akan beralih ke Roblox Select saat berusia 9 tahun, dan kemudian menjadi akun standar saat mencapai usia 16 tahun. Semua progres permainan tetap tersimpan dan bisa dilanjutkan.

Jika pengguna belum melakukan verifikasi usia, maka akses akan dibatasi hanya ke konten dengan rating rendah tanpa fitur komunikasi.

Moderasi Konten dan Kontrol Orang Tua Diperketat

Roblox juga memperkuat sistem moderasi konten melalui kombinasi teknologi dan pengawasan manual. Sistem ini mencakup pemindaian berbasis AI, laporan pengguna, hingga moderasi real time untuk memastikan keamanan konten.

Untuk pengguna di bawah usia 16 tahun, Roblox menerapkan seleksi tambahan terhadap game yang tersedia. Konten sensitif seperti ruang sosial bebas dan fitur menggambar tanpa batas akan dibatasi secara default.

Selain itu, developer kini diwajibkan memenuhi sejumlah syarat agar game mereka bisa diakses oleh anak-anak. Beberapa di antaranya termasuk verifikasi identitas, penggunaan autentikasi dua langkah, dan keanggotaan layanan premium.

Fitur kontrol orang tua juga ditingkatkan. Orang tua kini dapat memblokir game tertentu, mengatur akses chat, serta memantau aktivitas anak seperti daftar teman dan game yang dimainkan.

Langkah ini juga selaras dengan standar global yang tengah diadopsi Roblox melalui International Age Rating Coalition, yang mencakup sistem rating seperti ESRB dan PEGI.

Perubahan besar ini tidak lepas dari tekanan hukum yang dihadapi Roblox di beberapa wilayah, termasuk gugatan terkait keamanan anak di Amerika Serikat. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk memperkuat sistem perlindungan pengguna di bawah umur.

Di Indonesia sendiri, upaya serupa juga didorong melalui regulasi pemerintah terkait perlindungan anak di ruang digital. Dengan sistem baru ini, diharapkan pengalaman bermain game menjadi lebih aman dan sesuai dengan usia pengguna.

Referensi:
Kompas

📚 ️Baca Juga Seputar Game

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Game Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia game — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED