Resep Daging Kambing Teriyaki Empuk Anti Prengus, Menu Praktis yang Bikin Nasi Cepat Habis
Banyak orang langsung mundur duluan saat mendengar olahan daging kambing. Alasannya hampir selalu sama, takut bau prengus atau teksturnya alot...
Read more
Krengsengan daging selalu punya tempat spesial di hati pecinta masakan Nusantara. Aroma bumbu yang ditumis sampai harum, kuah kental berwarna cokelat gelap, dan potongan daging sapi empuk membuat menu satu ini sulit ditolak. Apalagi kalau disantap saat makan siang dengan nasi putih hangat dan kerupuk renyah. Rasanya sederhana, tapi selalu bikin ingin tambah lagi.
Bagi banyak orang, krengsengan juga menghadirkan nostalgia. Menu khas Jawa Timur ini sering muncul di meja makan keluarga saat akhir pekan atau acara kumpul bersama. Perpaduan kecap manis, petis udang, dan cabai menciptakan rasa gurih manis yang khas banget. Tidak heran kalau krengsengan daging menjadi salah satu resep rumahan favorit yang tetap populer sampai sekarang.
Menariknya lagi, resep krengsengan daging termasuk cukup praktis dibuat di rumah. Bumbunya mudah ditemukan dan proses memasaknya tidak terlalu rumit. Bahkan, kamu bisa menyesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera keluarga.
Kalau sedang mencari ide menu makan enak, hemat, dan mengenyangkan, resep ini wajib masuk daftar masakan yang harus dicoba.
Krengsengan adalah hidangan berbahan dasar daging yang dimasak bersama bumbu tumis, kecap manis, dan petis udang. Sekilas tampilannya mirip semur, tetapi cita rasanya lebih kuat dan pedas. Penggunaan petis membuat rasa krengsengan punya karakter khas yang sulit ditemukan pada masakan lain.
Di beberapa daerah Jawa Timur, krengsengan juga sering menggunakan jeroan sapi atau kambing. Namun versi daging sapi tetap menjadi favorit karena teksturnya lebih empuk dan mudah dipadukan dengan berbagai lauk pendamping.
Selain lezat, menu ini cocok untuk banyak suasana. Mau dijadikan menu makan siang, bekal kantor, sampai sajian spesial saat keluarga datang ke rumah, semuanya pas.
Sebelum mulai memasak, siapkan semua bahan berikut agar proses memasak jadi lebih praktis.
Memasak krengsengan sebenarnya cukup mudah. Kuncinya ada pada proses menumis bumbu dan memasak daging hingga benar-benar empuk.
Masukkan bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, kemiri, tomat, jahe, pala, minyak, dan air ke dalam blender.
Blender hingga semua bahan menjadi bumbu halus yang lembut dan tercampur rata. Pastikan teksturnya tidak terlalu kasar supaya bumbu mudah meresap ke dalam daging.
Panaskan sedikit minyak di wajan. Tumis bumbu halus hingga matang dan mengeluarkan minyak.
Setelah itu, masukkan serai yang sudah digeprek, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas. Aduk terus sampai aroma rempah semakin harum.
Tahap ini penting karena menentukan cita rasa akhir krengsengan. Jangan buru-buru memasukkan daging sebelum bumbu benar-benar matang.
Potong daging sapi sesuai selera, bisa berbentuk dadu kecil atau irisan tipis memanjang.
Masukkan daging ke dalam tumisan bumbu lalu aduk rata hingga permukaan daging berubah warna. Proses ini membantu bumbu lebih cepat meresap.
Tuangkan air ke dalam wajan lalu tambahkan kecap manis, kaldu sapi, penyedap rasa, lada bubuk, dan garam.
Aduk perlahan sampai semua bumbu tercampur rata. Setelah itu, masukkan petis udang dan aduk kembali sampai larut sempurna.
Petis inilah yang membuat aroma dan rasa krengsengan menjadi lebih khas dan menggoda.
Masak krengsengan dengan api sedang cenderung kecil agar daging cepat empuk dan bumbu meresap maksimal.
Sesekali aduk agar bagian bawah tidak gosong. Jika air mulai menyusut tetapi daging masih keras, tambahkan sedikit air panas.
Saat daging sudah empuk dan kuah mulai mengental, masukkan cabai rawit utuh.
Aduk sebentar lalu masak sekitar 5 menit supaya rasa pedasnya keluar perlahan tanpa membuat kuah terlalu tajam.
Krengsengan daging siap disajikan selagi hangat.
Ada alasan kenapa menu ini sulit dilupakan. Perpaduan rasa manis dari kecap, gurih dari petis, dan pedas dari cabai menciptakan sensasi rasa yang kompleks tetapi tetap nyaman di lidah.
Tekstur kuahnya juga khas. Tidak terlalu cair seperti sup, tetapi juga tidak sekering tumisan biasa. Kuah kental inilah yang paling nikmat disiram ke nasi hangat.
Aroma daun jeruk dan serai juga membuat krengsengan terasa lebih segar meski menggunakan banyak bumbu.
Supaya hasil masakan makin sempurna, coba beberapa tips berikut ini.
Gunakan bagian sengkel, sandung lamur, atau has dalam agar tekstur daging lebih empuk saat dimasak lama.
Bumbu yang belum matang bisa membuat rasa langu dan kurang sedap. Pastikan bumbu berubah warna lebih gelap dan harum sebelum memasukkan daging.
Petis udang adalah kunci utama cita rasa krengsengan khas Jawa Timur. Pilih petis dengan aroma segar dan rasa gurih kuat.
Api kecil membantu daging matang perlahan sehingga teksturnya lebih lembut dan bumbu meresap sempurna.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Banyak orang langsung mundur duluan saat mendengar olahan daging kambing. Alasannya hampir selalu sama, takut bau prengus atau teksturnya alot...
Tidak ada yang lebih menggoda daripada semangkuk sop iga sapi hangat saat jam makan siang tiba. Aroma kuah kaldu yang...