Samosa Ayam Gurih Berempah, Camilan Renyah yang Selalu Bikin Nambah
Ada jenis camilan yang sekali digigit langsung membawa kita ke suasana santai sore hari. Entah itu momen nongkrong bareng keluarga,...
Read more
Ada aroma khas yang selalu mengundang nostalgia setiap kali soto Banjar disajikan. Hangat, gurih, dan harum rempahnya langsung membawa kita pada kenangan makan bersama keluarga di sore yang sejuk atau pagi di rumah nenek. Kuahnya bening tapi berisi kekayaan rasa — perpaduan ayam kampung, susu bubuk, dan bumbu rempah seperti kayu manis, kapulaga, bunga lawang, serta cengkih yang menari lembut di lidah.
Soto Banjar bukan hanya soal rasa, tapi juga tradisi. Di Kalimantan Selatan, soto ini sering hadir di acara keluarga, hajatan, hingga hari raya. Setiap rumah punya versi sendiri, tapi ciri khasnya tetap sama: kuah bening yang gurih lembut, suwiran ayam kampung yang empuk, dan pelengkap lengkap dari lontong sampai perkedel kentang yang renyah di luar dan lembut di dalam.
Kabar baiknya, membuat soto Banjar di rumah tidak sulit sama sekali! Dengan bahan yang mudah ditemukan dan langkah yang sederhana, kamu bisa menciptakan cita rasa khas Kalimantan di dapur sendiri. Yuk, simak resep lengkapnya berikut.
1 kg ayam kampung
3 liter air
2 sdm garam
2 sdm kaldu ayam bubuk
1 ½ sdm gula pasir
4 sdm susu bubuk
1 sdm margarin
1 batang daun bawang, iris halus
4 batang seledri
1 butir kuning telur bebek matang (untuk pengental alami)
2–3 sdm bawang putih goreng
Minyak goreng secukupnya
12 siung bawang merah
8 siung bawang putih
5 cm jahe
½ buah pala kecil
1 sdt lada putih butir
3 butir kemiri
½ sdm kas-kas (opsional)
2 lembar geganti (bumbu khas Banjar, bisa diganti daun salam jika sulit)
½ sdt adas manis
80 ml minyak goreng
50 ml air
4 butir cengkih
5 cm kayu manis
2 butir bunga lawang
8 butir kapulaga hijau
500 g kentang, kupas dan potong
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
½ batang seledri, iris halus
½ batang daun bawang, iris halus
1 sdt garam
½ sdt kaldu ayam bubuk
1 sdt gula pasir
¼ sdt merica
3 sdm maizena
2 sdm telur kocok
Lontong atau ketupat
Wortel rebus, iris tipis
Telur bebek rebus, iris
Sohun (rendam air panas hingga lembut)
Seledri, iris
Jeruk nipis
Bawang merah goreng
Bawang putih goreng
Sambal rawit
Masukkan ayam kampung ke panci besar berisi 3 liter air. Rebus dengan api sedang hingga ayam empuk dan kaldunya keluar sempurna. Proses ini memakan waktu sekitar 30–40 menit. Angkat ayam, suwir dagingnya, lalu sisihkan. Saring kaldu agar bening dan bersih dari ampas.
Haluskan semua bahan bumbu halus dengan blender dan sedikit air. Panaskan minyak di wajan, tumis bumbu halus bersama bahan aromatik (cengkih, kayu manis, bunga lawang, dan kapulaga) hingga harum pekat dan berwarna keemasan.
Masukkan bumbu tumis ke dalam panci berisi kaldu ayam. Tambahkan garam, gula, kaldu ayam bubuk, susu bubuk, dan margarin. Aduk perlahan hingga semua bahan larut dan kuah kembali mendidih.
Tambahkan kuning telur bebek matang yang telah dihaluskan untuk memberi tekstur sedikit kental dan warna kuah yang lebih cantik.
Setelah kuah mendidih dan aromanya harum, masukkan irisan daun bawang dan seledri. Aduk rata, lalu masukkan suwiran ayam kampung. Tutup panci, biarkan sebentar agar bumbu meresap sempurna.
Goreng potongan kentang hingga matang kecokelatan, lalu haluskan dalam wadah besar.
Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum, lalu campurkan ke kentang halus.
Tambahkan seledri, daun bawang, garam, kaldu bubuk, gula, merica, maizena, dan telur kocok. Aduk rata hingga bisa dibentuk. Bentuk bulat pipih sesuai selera.
Panaskan minyak, goreng perkedel hingga berwarna kuning keemasan dan renyah di luar tapi tetap lembut di dalam. Tiriskan.
Siapkan mangkuk saji.
Tata lontong, sohun, wortel rebus, telur bebek rebus, dan suwiran ayam di dasar mangkuk.
Siram dengan kuah soto panas.
Tambahkan perkedel kentang, bawang merah goreng, bawang putih goreng, dan seledri.
Sajikan bersama jeruk nipis dan sambal rawit untuk sensasi segar dan pedas.
Tips: Soto Banjar paling nikmat disajikan hangat dengan lontong atau ketupat saat kumpul keluarga atau perayaan hari besar seperti Lebaran.
Gunakan ayam kampung. Kaldu ayam kampung menghasilkan rasa gurih alami dan lebih kaya lemak.
Susu bubuk adalah rahasia gurih lembutnya. Jika diganti susu cair, pastikan takaran dikurangi agar kuah tidak terlalu kental.
Tumis bumbu hingga benar-benar matang. Langkah ini memastikan aroma rempah keluar maksimal tanpa rasa langu.
Tambahkan margarin atau sedikit butter. Ini memberi efek glossy pada kuah sekaligus menambah cita rasa gurih.
Jangan lupa perkedel kentang. Kombinasi lembutnya perkedel dan gurihnya kuah membuat soto ini berbeda dari soto daerah lain.
Soto Banjar Tanpa Susu: Cocok untuk yang alergi susu, cukup tambahkan sedikit santan cair agar kuah tetap gurih.
Soto Banjar Ayam Goreng: Gunakan ayam goreng suwir sebagai topping untuk rasa lebih gurih dan renyah.
Soto Banjar Spesial Lebaran: Tambahkan hati ampela ayam rebus atau sambal bawang Banjar untuk rasa yang lebih autentik.
Versi Diet: Kurangi minyak dan gunakan ayam tanpa kulit. Sajikan tanpa lontong, diganti nasi merah.
Ayam kampung: Kaya protein, lebih rendah lemak dibanding ayam broiler, menghasilkan kaldu alami yang menyehatkan.
Rempah-rempah (kapulaga, kayu manis, cengkih): Mengandung antioksidan tinggi dan membantu melancarkan pencernaan.
Susu bubuk: Menambah kalsium serta memberikan cita rasa creamy tanpa membuat kuah terlalu berat.
Seledri dan daun bawang: Sumber vitamin K dan antioksidan alami yang menambah aroma segar.
Kentang: Sumber karbohidrat baik, memberi efek kenyang lebih lama dan energi stabil.
1. Apa perbedaan Soto Banjar dengan Soto Ayam biasa?
Soto Banjar menggunakan rempah aromatik khas seperti kapulaga dan bunga lawang serta tambahan susu bubuk yang membuat kuahnya lebih gurih dan creamy dibanding soto ayam biasa.
2. Apakah bisa memakai ayam biasa, bukan ayam kampung?
Bisa, tapi cita rasa kaldu akan sedikit berbeda. Ayam kampung menghasilkan rasa gurih alami yang lebih khas.
3. Bagaimana agar kuah tetap bening?
Gunakan api kecil setelah mendidih dan saring kaldu sebelum dicampur bumbu. Hindari mengaduk berlebihan saat ayam direbus.
4. Bisa disimpan berapa lama?
Kuah soto bisa disimpan di kulkas hingga 2 hari. Panaskan kembali sebelum disajikan. Perkedel sebaiknya digoreng mendekati waktu makan agar tetap renyah.
5. Apakah bisa tanpa susu bubuk?
Bisa saja, tapi cita rasa gurihnya akan sedikit berkurang. Alternatifnya, gunakan sedikit santan cair untuk sensasi lembut serupa.
Soto Banjar bukan sekadar makanan — ia adalah warisan cita rasa dari tanah Kalimantan yang menghangatkan tubuh dan hati. Setiap sendok kuahnya mengandung cerita tentang rumah, keluarga, dan aroma dapur yang menenangkan.
Coba buat resep ini di rumah akhir pekan nanti. Sajikan selagi hangat, tambahkan sambal rawit dan jeruk nipis. Nikmatnya soto Banjar yang gurih rempah dan lembut di lidah pasti bikin semua anggota keluarga jatuh cinta lagi dan lagi.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Konten lokal menunjukkan taringnya di platform Netflix Indonesia. Pada periode 2-8 Februari 2026, sebanyak tujuh dari sepuluh film terpopuler di...
Julian Alvarez kembali menunjukkan ketajamannya bersama Atletico Madrid. Penyerang asal Argentina itu mencetak satu gol dalam kemenangan telak 4-0 atas...