Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Polisi memutuskan membebaskan 16 warga yang sebelumnya diamankan karena diduga melakukan penjarahan di sejumlah minimarket dan gudang Bulog di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Menurut keterangan dari Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani, seluruh warga yang diamankan telah diperbolehkan pulang setelah pihak kepolisian memfasilitasi proses mediasi antara mereka dan pemilik usaha yang terdampak.
“Keenam belas orang tersebut sudah dipulangkan,” kata AKBP Siti Rohani, Kamis (4/12). Ia menjelaskan bahwa seluruh terduga pelaku telah berdamai dan pemilik minimarket memutuskan untuk tidak membuat laporan resmi. Berdasarkan informasi yang disampaikan kepolisian, mereka yang dibebaskan terdiri dari MHH (20), SS (24), AZ (27), ZR (24), OFH (18), ART (19), DH (20), ISS (18), A (18), MS (18), BA (18), ER (21), DAM (18), ABS (18), D (18), dan BNH (17).
Aksi pengambilan barang tersebut terjadi di beberapa lokasi, di antaranya tiga gerai Indomaret di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Suprapto, serta gerai Indomaret di Jalan Sibolga-Barus. Selain itu, insiden serupa juga terjadi di Alfamidi Jalan Sisingamangaraja dan tiga Alfamart di Jalan Imam Bonjol, Jalan Suprapto, serta Alfamart Jalan Merpati.
Menurut data lapangan yang dihimpun otoritas terkait, penjarahan dipicu keterlambatan distribusi bantuan akibat akses wilayah yang sempat terputus usai banjir bandang dan longsor pada 29 November 2025. Kondisi itu menyebabkan warga kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok, terutama makanan instan, air minum, serta perlengkapan dasar lainnya.
Selain di Sibolga, aksi serupa juga terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah. Berdasarkan laporan aparat daerah, sejumlah video yang memperlihatkan warga memasuki minimarket dengan pintu yang sudah terbuka sebagian menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, warga terlihat mengambil kebutuhan harian dan kemudian meninggalkan lokasi membawa barang bawaan.
Menurut aparat setempat, kejadian itu dipicu situasi darurat pascabencana yang membuat distribusi logistik belum menjangkau seluruh wilayah terdampak. Pihak kepolisian memastikan situasi saat ini berangsur membaik setelah jalur distribusi kembali terbuka dan penyaluran bantuan diperkuat oleh pemerintah daerah serta lembaga terkait.
Referensi: CNNIndonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kisah menyentuh sekaligus mengejutkan viral di media sosial. Seorang pria harus menerima kenyataan pahit setelah memergoki kekasihnya bersama pria...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Setiabudi, Bandung, saat sebuah mobil box melaju kencang dan kehilangan kendali di tikungan. Insiden...