Cuaca Jakarta Makin Terik, BMKG Jelaskan Faktor Penyebab Suhu Terasa Lebih Panas
Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya terasa lebih panas dibanding biasanya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan banyak warga...
Read more
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinya tidak menaruh dendam terhadap Anies Baswedan, meskipun di masa lalu pernah menerima komentar berupa “nilai 11” dari Anies saat debat Pilpres 2024. Pernyataan itu dilontarkan dalam pidato di acara Munas VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Menanggapi pernyataan tersebut, Juru Bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, memuji sikap Prabowo dan menyebut bahwa tindakan itu mencerminkan nilai kenegarawanan.
Dalam wawancara dengan wartawan pada Rabu (1 Oktober 2025), Sahrin menyampaikan bahwa Prabowo memahami batas antara kontestasi politik dan kepentingan negara bersama. Ia mengatakan:
“Pak Presiden Prabowo adalah seorang negarawan. Memahami betul mana saat pertandingan dan mana saatnya harus jalan bersama. Karena negara ini tentunya harus menjadi harapan semua rakyat. … Apa yang disampaikan oleh Presiden itu adalah jiwa dan refleksi kenegarawanan beliau.”
Sahrin juga menyebut bahwa baik Prabowo maupun Anies berada dalam posisi yang sama sebagai figur publik yang pernah bergerak di arena politik tingkat tinggi. Menurutnya, keduanya memiliki tanggung jawab moral untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
Ia menegaskan bahwa pada tingkatan kontestasi seperti Pilpres, mereka yang ikut serta sudah dianggap sebagai negarawan: artinya mereka diharapkan memiliki visi dan sikap yang melampaui rivalitas politik.
Nilai “11” itu sendiri muncul ketika Anies Baswedan, dalam debat Pilpres 2024, memberikan angka 11 dari total 100 kepada penilaian terhadap Prabowo. Pernyataan itu kemudian sempat menjadi bahan sorotan publik dan komentari dalam berbagai forum politik.
Dalam pidato di Munas PKS, Prabowo menyebut bahwa meskipun pernah diberi nilai 11, ia tidak merasa marah atau berdendam terhadap Anies. Justru, ia menjadikan peristiwa tersebut sebagai bagian dari dinamika politik yang wajar.
Prabowo bahkan menyatakan secara blak-blakan bahwa politik harus “rame” dan menyatakan bahwa persaingan politik tidak seharusnya diwarnai dengan kebencian.
Sikap Prabowo tersebut mendapat pujian dari PKS, salah satu partai yang sempat memilih tidak mendukungnya pada Pilpres 2024. PKS dalam pernyataannya menyebut bahwa gaya terbuka dan tidak menyimpan dendam adalah karakter kepemimpinan ala “barat” yang dinilai positif.
PKS menyebut, gaya politik seperti itu—yang tidak terlalu membiarkan kepahitan masa lalu memengaruhi hubungan politik—adalah hal yang baik untuk iklim demokrasi dan kohesi nasional.
Pujian dari Jubir Anies terhadap Prabowo tidak bisa dilepaskan dari konteks hubungan politik kedua tokoh pasca Pilpres. Karena dalam kontestasi yang sengit, luka politik sering membekas lama dan bisa memicu konflik berkepanjangan.
Namun, ungkapan bahwa seseorang tidak menyimpan dendam meskipun pernah dihadapkan pada kritik atau perlakuan kurang menyenangkan menunjukkan kematangan politik, sikap legowo, dan kepemimpinan yang mengutamakan persatuan di atas perselisihan.
Dalam konteks demokrasi, sikap seperti ini bisa menjadi teladan bahwa kompetisi politik bukanlah perang abadi, melainkan proses dalam bingkai kebersamaan sebagai satu bangsa.
Sumber: Detik
Referensi tambahan: Detik (Prabowo Singgung Nilai 11)
Referensi tambahan: Detik (PKS Puji Sikap Prabowo)
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Belakangan ini media sosial diramaikan oleh klaim yang menyebut minum air putih hangat sebelum tidur dapat membuat ginjal lebih sehat....
Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya terasa lebih panas dibanding biasanya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dirasakan banyak warga...