Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Polisi tengah menyelidiki insiden ledakan yang terjadi di SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11). Insiden tersebut diduga melibatkan seorang siswa yang disebut sebagai korban perundungan atau bullying.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penyidik akan menelusuri semua informasi yang berkembang agar tidak terjadi kesimpangsiuran.
“Iya tentunya informasi apa yang diterima dan ditemukan harus didalami oleh penyidik agar tidak simpang siur informasi,” kata Budi saat dikonfirmasi, Jumat (7/11).
Menurut Budi, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih dilakukan. Namun, pemeriksaan saksi belum bisa dilakukan karena sebagian saksi masih dalam penanganan medis.
“Masih didalami karena saksi kebanyakan masih dalam penanganan medis,” ucapnya.
Berdasarkan kesaksian sejumlah siswa, terduga pelaku ledakan merupakan siswa kelas 12 yang dikenal pendiam dan sering menyendiri. Salah satu siswa SMA 72, Ilham (bukan nama sebenarnya), menyebut bahwa pelaku diduga mengalami tekanan mental akibat perundungan.
“Iya benar. Dia tuh kayak enggak kuat mentalnya,” ujar Ilham di lokasi beberapa jam setelah kejadian.
Ilham menambahkan, pelaku dikenal memiliki ketertarikan terhadap hal-hal ekstrem seperti gambar bertema perang, teroris, dan video bertema tembak-menembak. “Sering nonton tembak-tembakan gitu,” ujarnya.
Menurut Ilham, informasi ini juga diketahui oleh teman dekat pelaku di sekolah.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi bahwa identitas terduga pelaku sudah diketahui. Kepolisian kini sedang mendalami latar belakang dan lingkungan tempat tinggalnya.
“Sementara untuk terduga pelaku saat ini sudah kita dapatkan, anggota sedang melakukan pendalaman terkait dengan identitas pelaku, kemudian juga lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang saat ini sedang kami dalami,” kata Sigit dalam keterangan di Istana Kepresidenan, Jumat (7/11).
Kapolri juga membenarkan bahwa terduga pelaku tengah menjalani operasi akibat luka yang dialami saat ledakan terjadi. “Salah satu yang saat ini melakukan operasi adalah terduga pelaku, dan untuk motif memang saat ini sedang kita dalami berbagai macam informasi,” ujarnya.
Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti tambahan dan keterangan saksi untuk memastikan motif sebenarnya di balik ledakan SMA 72 tersebut.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah kisah menyentuh sekaligus mengejutkan viral di media sosial. Seorang pria harus menerima kenyataan pahit setelah memergoki kekasihnya bersama pria...
Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Setiabudi, Bandung, saat sebuah mobil box melaju kencang dan kehilangan kendali di tikungan. Insiden...