Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Persaingan menuju gelar Super League musim 2025 2026 semakin memanas. Dua tim papan atas, Persib Bandung dan Borneo FC, kini terlibat dalam perebutan posisi puncak dengan selisih poin yang sangat tipis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jarak kedua tim hanya terpaut dua poin. Situasi ini membuat peluang Borneo FC untuk kembali menyalip Persib masih terbuka lebar, terlebih keduanya masih menyisakan enam pertandingan hingga akhir musim.
Namun, di tengah ketatnya persaingan tersebut, muncul satu tim yang berpotensi menjadi pengganggu serius, yakni Persijap Jepara. Klub ini dinilai bisa menjadi penentu arah perebutan gelar juara.
Persib Bandung dijadwalkan menghadapi sejumlah lawan tangguh di sisa musim. Mereka akan bertemu tim papan tengah seperti Arema, Bhayangkara, dan PSIM Yogyakarta yang berambisi menghindari zona bawah. Selain itu, laga melawan Persija juga diprediksi menjadi pertandingan krusial.
Di sisi lain, Borneo FC juga menghadapi jadwal yang tidak kalah berat. Mereka akan melawan Semen Padang yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi, serta tim-tim dengan gengsi tinggi seperti Persik Kediri, Persita Tangerang, dan Bali United. Laga terakhir melawan Malut United berpotensi menjadi penentu nasib mereka.
Di antara jadwal tersebut, terdapat satu kesamaan penting. Baik Persib maupun Borneo sama-sama akan menghadapi Persijap Jepara di penghujung musim.
Persijap dijadwalkan menjamu Borneo pada 17 Mei, lalu enam hari kemudian menghadapi Persib dalam laga terakhir musim. Dua pertandingan ini berpotensi menjadi titik krusial dalam menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara.
Saat ini, Persijap berada di posisi ke-13 klasemen dengan raihan 28 poin. Posisi tersebut masih cukup rawan karena hanya terpaut empat poin dari zona degradasi. Kondisi ini membuat mereka diprediksi akan tampil habis-habisan demi mengamankan posisi.
Performa Persijap sendiri menunjukkan tren positif. Setelah sempat mengalami penurunan performa pada periode September 2025 hingga Januari 2026, tim asuhan Mario Lemos kini mulai bangkit dengan catatan hasil positif dalam beberapa pertandingan terakhir.
Kebangkitan ini menjadi sinyal bahaya bagi Persib dan Borneo. Jika Persijap belum aman dari ancaman degradasi saat menghadapi dua tim tersebut, motivasi mereka dipastikan berlipat ganda.
Selain itu, Persijap juga pernah memberikan kejutan di awal musim. Dalam pertemuan sebelumnya, mereka berhasil mengalahkan Persib lewat gol Carlos Franca dan Abdallah Sudi, sementara Persib hanya mampu membalas satu gol melalui Uilliam Baros.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Persijap bukan lawan yang bisa diremehkan. Dengan kondisi performa yang meningkat dan motivasi tinggi untuk bertahan di kasta tertinggi, mereka berpotensi menjadi batu sandungan serius bagi dua kandidat juara.
Situasi ini membuat persaingan Super League semakin sulit diprediksi, terutama dengan kehadiran Persijap sebagai tim yang bisa mengubah jalannya perebutan gelar di akhir musim.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah video viral memperlihatkan seorang pemilik usaha yang dibuat geram oleh sikap tukang parkir yang diduga melakukan ancaman terkait penggunaan...
Aksi pencurian kendaraan bermotor terjadi di kawasan BSD City pada Selasa pagi (21/4/2026) sekitar pukul 07.15 WIB. Kejadian ini menimpa...