Fakta Baru Pembunuhan Wanita di Tangsel, Saksi Dengar Teriakan Tolong
Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial I (49) di Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, mulai menemukan titik...
Read more
Perusahaan teknologi Nvidia resmi memperkenalkan teknologi grafis terbaru mereka yaitu DLSS generasi terbaru dalam ajang teknologi GTC 2026. Teknologi ini disebut sebagai lompatan besar dalam industri grafis karena memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menghasilkan visual game yang semakin realistis.
DLSS sendiri merupakan singkatan dari Deep Learning Super Sampling, teknologi yang sebelumnya dikenal luas di kalangan gamer karena mampu meningkatkan performa game melalui teknik upscaling berbasis AI.
Namun pada generasi terbaru ini, Nvidia membawa pendekatan yang jauh lebih maju. Teknologi tersebut tidak hanya meningkatkan resolusi gambar, tetapi juga membantu menciptakan elemen visual secara langsung dengan bantuan AI.
Menurut pengumuman resmi perusahaan, pendekatan baru ini disebut neural rendering, yaitu metode yang menggabungkan proses rendering grafis tradisional dengan teknologi AI generatif.
Melalui teknik tersebut, AI dapat membantu menciptakan efek pencahayaan, tekstur material, hingga detail visual lain secara real time.
Menurut CEO Nvidia Jensen Huang, teknologi ini menjadi tonggak penting dalam perkembangan grafis komputer.
“DLSS adalah momen GPT untuk grafis, menggabungkan rendering tradisional dengan AI generatif untuk menghasilkan lonjakan besar dalam realisme visual,” kata Jensen Huang.
Pendekatan neural rendering memungkinkan AI menggabungkan data tiga dimensi dari game dengan model generatif untuk menghasilkan gambar yang lebih realistis.
Teknologi ini juga diklaim mampu menghadirkan pencahayaan fotorealistik serta detail tekstur yang lebih stabil tanpa efek flicker antar frame.
Jika pada generasi sebelumnya DLSS lebih difokuskan pada peningkatan performa, maka generasi terbaru ini menandai perubahan arah yang cukup besar.
Pada DLSS generasi sebelumnya, teknologi ini digunakan untuk meningkatkan frame rate melalui fitur seperti frame generation dan multi frame generation.
Sementara pada generasi terbaru, AI mulai mengambil peran yang lebih besar dalam proses pembuatan grafis itu sendiri.
Dengan kata lain, sebagian proses rendering yang sebelumnya sepenuhnya dikerjakan GPU kini dapat dibantu atau bahkan digantikan oleh AI.
Meski begitu, teknologi ini tetap dirancang agar mampu berjalan secara real time hingga resolusi 4K, sekaligus mempertahankan gaya visual yang dirancang oleh pengembang game.
Teknologi grafis ini dirancang terutama untuk GPU generasi terbaru Nvidia, khususnya seri GeForce RTX generasi terbaru yang menggunakan arsitektur Blackwell.
GPU tersebut dilengkapi Tensor Core generasi terbaru yang dirancang untuk memproses beban kerja kecerdasan buatan dengan lebih cepat.
Dalam demonstrasi awal di acara GTC 2026, Nvidia menjalankan teknologi ini menggunakan dua kartu grafis GeForce RTX 5090.
Satu GPU digunakan untuk merender game, sementara GPU lainnya menjalankan model AI yang mendukung DLSS.
Meski demikian, Nvidia menyatakan bahwa versi final teknologi ini nantinya akan dioptimalkan agar dapat berjalan hanya dengan satu GPU saat dirilis ke publik.
Daftar lengkap GPU yang akan mendukung teknologi tersebut masih belum diumumkan secara resmi. Namun sejumlah laporan menyebutkan bahwa dukungan awal kemungkinan akan difokuskan pada GPU kelas atas generasi terbaru.
Teknologi ini dijadwalkan mulai tersedia pada akhir tahun 2026, sekitar kuartal ketiga hingga kuartal keempat.
Sejumlah pengembang game besar juga dilaporkan telah mulai mengintegrasikan teknologi ini dalam proyek mereka.
Beberapa judul game yang diperkirakan akan mendukung teknologi ini antara lain Starfield, Assassin’s Creed Shadows, Hogwarts Legacy, Resident Evil Requiem, Delta Force, NARAKA BLADEPOINT, serta The Elder Scrolls IV Oblivion Remastered.
Kehadiran teknologi tersebut menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam industri game semakin berkembang pesat, terutama dalam menciptakan visual yang lebih realistis dan mendekati kualitas efek visual film.
Referensi:
KompasTekno
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah lokasi curug di kawasan Naringgul, Cianjur Selatan, kembali mencuri perhatian. Bagi para pengguna jalan yang melintas, pemandangan air terjun...
Sebuah video memperlihatkan momen menegangkan saat seorang anak tenggelam di saluran air tanpa pengawasan orang tua. Kejadian tersebut nyaris berujung...