Nasib Guru PPPK Parepare Belum Digaji Berbulan-bulan, Ini Penjelasannya
Sebanyak 139 guru honorer berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menghadapi persoalan...
Read more
Pengacara keluarga mengungkap bahwa Arya Daru Pangayunan pernah menyampaikan keinginan untuk mengakhiri hidupnya sebelum ditemukan tewas di kosan Menteng, Jakarta Utara. Informasi ini diketahui dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) wanita berinisial V.
“Keinginan bunuh diri itu kan keterangan V. Di BAP-nya V,” ujar kuasa hukum keluarga Arya Daru, Nicholay Aprilindo, usai audiensi di Polda Metro Jaya, Rabu (26/11/2025). Keterangan ini menjadi salah satu dasar penyelidikan kepolisian untuk mendalami penyebab kematian korban.
Nicholay menjelaskan, V mengetahui kondisi mental Arya Daru karena korban pernah beberapa kali curhat kepadanya. Hal ini menegaskan bahwa informasi terkait keinginan bunuh diri bukan rumor, melainkan berasal dari sumber yang dekat dengan almarhum.
Selain curhat, Nicholay mengungkap informasi tambahan terkait check-in hotel Arya Daru bersama wanita berinisial V. Dari audiensi dengan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kuasa hukum keluarga menekankan pentingnya mendalami informasi yang bersifat privat.
“Audiensi kami dengan penyidik, kami banyak memberikan masukan dan informasi, termasuk yang bersifat privasi. Ternyata informasi itu tidak seheboh yang diperkirakan masyarakat,” kata Nicholay.
Lebih rinci, informasi privasi tersebut meliputi sekitar 24 kali Arya Daru check-in hotel di wilayah Jakarta bersama V. Kuasa hukum keluarga menegaskan bahwa pihaknya meminta penyidik mendalami semua saksi terkait informasi ini, termasuk resepsionis, petugas keamanan, dan provider jasa tiket.
Nicholay menekankan bahwa informasi privasi ini harus ditangani hati-hati. Penyidik diminta menggali keterangan saksi secara menyeluruh untuk memastikan kronologi kejadian dan latar belakang kematian Arya Daru.
“Kami betul-betul ingin memerdalam informasi terkait privasi. Dari keterangan tiga saksi yang disampaikan kepada kami tentang adanya privasi, ternyata saksi dari resepsionis, security, dan provider jasa tiket membenarkan check-in itu,” jelas Nicholay.
Dengan demikian, penyelidikan kepolisian tidak hanya fokus pada dugaan bunuh diri, tetapi juga mempertimbangkan aspek privasi dan konteks hubungan korban dengan orang terdekat. Informasi ini diharapkan membantu memberikan kejelasan pada keluarga dan masyarakat.
Referensi: DetikNews
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sebuah video viral memperlihatkan seorang pemilik usaha yang dibuat geram oleh sikap tukang parkir yang diduga melakukan ancaman terkait penggunaan...
Aksi pencurian kendaraan bermotor terjadi di kawasan BSD City pada Selasa pagi (21/4/2026) sekitar pukul 07.15 WIB. Kejadian ini menimpa...