Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik Penyidikan Pelaku Terancam Hukuman Berat
Kasus pembunuhan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, resmi naik ke tahap penyidikan. Kepolisian Daerah...
Read more
Peristiwa menegangkan terjadi di Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Seorang balita berusia dua tahun membuat warga sekitar panik setelah terlihat merayap santai di atas genteng rumah yang miring.
Video kejadian tersebut viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, bocah laki-laki itu tampak tenang berada di ketinggian, seolah tidak menyadari bahaya yang mengintainya. Sementara itu, suasana di bawah rumah justru penuh kepanikan. Warga terdengar berteriak histeris sambil berusaha mencari cara untuk menyelamatkan anak tersebut.
Balita itu diketahui bernama Muhammad Riski Noprian (2), anak dari Eliza, warga setempat. Berdasarkan keterangan ibunya, kejadian itu berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 10.00 Wita.
Menurut Eliza, saat peristiwa terjadi, ia sedang berada di kamar mandi. Ia baru menyadari anaknya hilang setelah ditanya oleh neneknya. “Saya lagi di kamar mandi. Lalu ditanya sama nenek, mana anaknya, terus aku cari tiba-tiba udah di atas,” kata Eliza.
Ia mengaku sangat terkejut melihat anaknya sudah berada di atas genteng rumah yang cukup curam dan berbahaya.
Dari penelusuran di lokasi, Riski diduga naik ke atap melalui kandang ayam yang berada tepat di bawah rumah. Struktur tersebut memungkinkan anak kecil untuk memanjat hingga mencapai genteng.
Menurut Eliza, sebelum kejadian, anaknya sedang bermain pasir di dekat rumah tetangga. Ia hanya meninggalkan anaknya sebentar untuk pergi ke kamar mandi.
“Lagi main di sana. Sendiri,” ujarnya.
Eliza juga menyebut bahwa anaknya memang dikenal aktif dan berani oleh warga sekitar. Hal ini membuatnya lebih mudah melakukan tindakan berisiko tanpa disadari orang dewasa di sekitarnya.
Di sisi lain, seorang wanita yang diduga ibu korban terlihat dalam video berusaha membujuk anaknya agar tidak bergerak. Warga lain juga berupaya mencari cara aman untuk mengevakuasi balita tersebut tanpa menimbulkan risiko jatuh.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, membenarkan bahwa balita tersebut merupakan warga setempat. Ia mengaku awalnya mengetahui kejadian tersebut dari media sosial.
Menurut Ahmad Samsul Haki, setelah memastikan identitas anak tersebut melalui koordinasi dengan kepala lingkungan, pihaknya langsung mendatangi rumah keluarga untuk memberikan edukasi.
“Awalnya saya mengetahui itu melalui media sosial. Tapi setelah kami mendapat informasi dari kolom komentar adalah warga Gonjak, lalu saya konfirmasi ke Kepala Lingkungan,” kata Ahmad.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada usia balita yang cenderung aktif dan belum memahami bahaya.
“Karena usia segitu lagi aktif-aktifnya. Untuk para orang tua yang memiliki anak seperti Riski ini, untuk lebih berhati-hati menjaga anaknya,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa pengawasan terhadap anak kecil harus dilakukan secara ekstra, terutama di lingkungan rumah yang memiliki potensi bahaya seperti tangga terbuka, atap rendah, atau akses ke tempat tinggi.
Referensi:
Detik
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah serangan Israel ke Lebanon berlangsung selama puluhan hari dan menimbulkan dampak besar bagi...
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi sorotan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan perpanjangan gencatan senjata secara...