Modus Baru Penimbunan Solar Subsidi, Mobil Boks Dimodifikasi dengan Tangki Rahasia

Polda Banten membongkar penimbunan solar subsidi dengan mobil boks yang dimodifikasi. Tangki tersembunyi berkapasitas 5.000 liter ditemukan polisi.

Polda Banten membongkar penimbunan solar subsidi dengan mobil boks yang dimodifikasi

Polda Banten membongkar dugaan praktik penimbunan solar subsidi atau biosolar menggunakan mobil boks yang telah dimodifikasi. Kendaraan tersebut dilengkapi tangki tersembunyi yang disebut memiliki kapasitas hingga 5.000 liter.

Kasus ini terungkap setelah polisi menangkap seorang pria berinisial RH, 26 tahun, di salah satu SPBU di wilayah Cikupa, Tangerang, pada 3 Agustus 2026. Saat ditangkap, RH sedang mengisi solar subsidi ke dalam mobil boks tersebut.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten kemudian memeriksa kendaraan dan menemukan adanya modifikasi pada bagian dalam boks. Polisi menemukan tangki penyimpanan berkapasitas 5.000 liter yang disembunyikan di dalam kendaraan.

Selain tangki tambahan, polisi juga menemukan tombol yang digunakan untuk mengaktifkan pompa. Alat tersebut memungkinkan solar yang masuk ke tangki utama kendaraan dipindahkan ke tangki penyimpanan tersembunyi.

“Jadi dengan pengisian yang wajar sehingga tidak dicurigai oleh petugas dari SPBU. Namun, setelah diisi ke tangki mobil, dia punya alat pompa penyedot dari tangki mobil ke tangki yang sudah disiapkan di dalam atas boks,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten Kombes Yudhis Wibisana, Kamis (20/8/2026).

Modus Berpindah SPBU dan Gunakan Banyak Barcode

Menurut Yudhis, mobil boks tersebut tidak hanya mengisi solar subsidi di satu SPBU. Kendaraan diduga berpindah-pindah SPBU di wilayah Tangerang agar aktivitas pengisian tidak menimbulkan kecurigaan.

Pengisian dilakukan dalam jumlah yang dianggap wajar untuk sebuah kendaraan besar. Setelah solar masuk ke tangki kendaraan, bahan bakar kemudian dipindahkan menggunakan pompa menuju tangki tambahan yang tersembunyi.

Baca Juga:  Gelar Perkara Resmi Dilakukan, Polisi Ungkap Unsur Pidana dalam Kematian Affan Kurniawan

“(Petugas SPBU) nggak curiga karena pengisiannya secara wajar. Secara wajar kalau truk itu ya mungkin di bawah 100 liter, sehingga berpindah-pindah dia dari SPBU ke SPBU yang lain,” kata Yudhis.

Polisi juga menduga RH telah menyiapkan beberapa nomor kendaraan dan barcode untuk memperoleh solar subsidi. Nomor kendaraan tersebut berasal dari sejumlah daerah.

“Ada pelat B, kalau pelat B mungkin masih bisa ya namanya Jakarta dekat. Jadi kebanyakan pelat KH Kalimantan Tengah dipergunakan dengan barcode-nya di daerah Tangerang untuk SPBU,” ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan sekitar 600 liter solar subsidi masih tersimpan di tangki tersembunyi ketika kendaraan diamankan. Mobil boks tersebut kemudian disita Polda Banten sebagai barang bukti.

Polisi menduga solar yang dikumpulkan tidak digunakan untuk kebutuhan kendaraan, tetapi dijual kembali kepada pihak industri. RH disebut membeli biosolar subsidi dengan harga sekitar Rp6.800 per liter.

Setelah dikumpulkan dalam jumlah besar, solar tersebut diduga dijual dengan harga industri yang jauh lebih tinggi. Menurut Yudhis, harga industri yang disebut dalam kasus ini mencapai sekitar Rp17.000 per liter.

“Biosolar yang telah dikumpulkan dalam jumlah berat, selanjutnya dijual kembali dengan harga industri yang pada hari ini seharga Rp17.000,” katanya.

Kasus tersebut kini ditangani Ditreskrimsus Polda Banten. Polisi menjerat RH dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

Baca Juga:  Dugaan Penganiayaan PRT, Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi

Penindakan terhadap praktik penyalahgunaan BBM subsidi menjadi bagian dari upaya memastikan bahan bakar bersubsidi diterima masyarakat dan sektor yang memang berhak mendapatkannya. Penggunaan kendaraan yang dimodifikasi untuk menampung bahan bakar dalam jumlah besar juga menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu distribusi solar subsidi.

Referensi:
Detik

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED